abstrak_M Guinnot Raid Nabihfalah [13322075]
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB I
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab II
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab III
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Penyediaan infrastruktur untuk transisi menuju kendaraan listrik (EV) di kampus ITB Ganesha menghadapi kendala keterbatasan infrastruktur pada SPKL yang tersedia serta potensi benturan beban daya dengan beban puncak gedung. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penambahan beban pengisian EV terhadap stabilitas jaringan listrik kampus, menentukan infrastruktur SPKL optimal yang aman berdasarkan proyeksi penetrasi EV, dan mengevaluasi kelayakan ekonomi proyek peningkatan infrastruktur SPKL. Pemodelan dilakukan melalui pendekatan deterministik-stokastik menggunakan analisis aliran daya Newton-Raphson dan simulasi Monte Carlo berbasis data beban aktual pengukuran konsumsi listrik historis, serta hasil observasi penetrasi EV pada April 2026 di lingkungan kampus ITB Ganesha.
Hasil simulasi menunjukkan seluruh skenario aman karena kelistrikan kampus memiliki sisa utilisasi daya sekitar 3.895 kVA saat beban puncak yang setara dengan 56,2% dari total kapasitas suplai 6.930 kVA. Skenario agresif dengan menggunakan 30 unit SPKL berkapasitas diatas 50kW hanya meningkatkan beban transformator maksimum sebesar 19,1% dengan tegangan bus minimum 0,9927 p.u. Implementasi pengisian cerdas berbasis perubahan waktu penggunaan (TOU) terbukti optimal menggeser beban pengisian dan menurunkan nilai Tingkat Pengurangan Efisiensi (EDI) dari 3,7% menjadi 3,3%. Secara finansial, integrasi SPKL tipe AC 22 kW terbukti jauh lebih menguntungkan dengan probabilitas NPV > 0 mencapai 98,2% dibandingkan tipe DC berdaya besar dengan spesifikasi 100 kW ke atas yang menghasilkan NPV negatif akibat beban investasi awal yang terlalu tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbatasan utama implementasi SPKL di ITB adalah aspek ekonomis, bukan teknis kelistrikan karena secara kapasitas jaringan yang ada sudah sangat kuat.
Perpustakaan Digital ITB