Kawah merupakan objek topografi yang terdapat pada setiap gunung api. Pemetaan dan pemodelan kawah sangat diperlukan dalam proses mitigasi bencana yang terkait dengan aktivitas gunung api seperti bencana erupsi. Pemetaan dan pemodelan tersebut masih kurang dilaksanakan pada saat sekarang karena keterbatasan waktu dan peralatan. Dalam pemodelan permukaan kawah secara cepat dan teliti, banyak cara dan peralatan yang dapat digunakan, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS). TLS memiliki kemampuan memodelkan objek secara 3D dengan tingkat ketelitian yang tinggi sehingga penggunaan teknologi ini akan menjadi solusi dalam pemodelan kawah secara cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemanfaatan TLS dalam pemodelan kawah secara 3D dan mengetahui pengaruh kondisi permukaan kawah terhadap data pengukuran TLS.
Pemodelan kawah Gunung Talaga Bodas dilakukan dengan cara melakukan pemindaian dengan menggunakan peralatan TLS. Survei dilakukan dengan delapan station pemindaian TLS, sehingga permukaan kawah yang ingin dimodelkan dapat terpindai secara keseluruhan. Pengolahan data dilakukan dengan tahap yaitu registrasi data pemindaian dari delapan station pemindaian sehingga menjadi satu kesatuan. Selanjutnya dilakukan proses filtering, georeferencing, dan pemodelan kawah secara 3D dan didapatkan puncak tertinggi kawah sebesar 65.522 m, diameter kawah dengan panjang 467.231 m, dan luas area 2961054.652 m2. Dalam penelitian ini, juga dibahas tentang pengaruh kondisi lingkungan kawah terhadap data pengukuran TLS. Data yang digunakan adalah data pengukuran jarak dengan TLS, data suhu, dan data kelembaban udara.
Hasil yang didapat adalah model 3D dari kawah Gunung Talaga Bodas. Pada pengolahan data pengaruh kondisi lingkungan, diperoleh bahwa kondisi lingkungan tidak berpengaruh secara signifikan untuk pengukuran jarak dekat. Kesimpulan ini didapat karena galat jarak yang dihasilkan sebesar 2 mm, dan masih berada pada rentang akurasi TLS, yaitu 4 mm untuk pengukuran tunggal dengan jarak 50 meter.
Perpustakaan Digital ITB