PT. Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) harus mendukung Program Strategis Pemerintah terkait Perintis Ekonomi Hijau dan berencana untuk membangun Pabrik Blue Amonia. Proyek harus dilaksanakan tepat waktu, sesuai anggaran, sesuai spesifikasi, sesuai peraturan, dan sesuai pengembalian (OTOBOSOROR). Salah satu tonggak terpenting dalam pelaksanaan proyek adalah pemilihan Metode Konstruksi Proyek. PT KPI selama ini terbiasa menggunakan cara konvensional yaitu metode konstruksi stick built yang mengacu pada cara tradisional membangun struktur. Proses pengambilan keputusan dalam memilih metode konstruksi bersifat kompleks dan didasarkan pada beberapa faktor internal dan ekternal perusahaan.
Dalam penelitian ini, metode konstruksi seperti Stick Built, Modularisasi, Pre- Assembly Unit (PSU), dan kombinasi ketiga metode tersebut akan dievaluasi dengan menggunakan metodologi integrasi SWOT dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Target OTOBOSOROR diterjemahkan ke dalam faktor-faktor SWOT untuk mengidentifikasi bagaimana mengelola proyek, seperti memanfaatkan Kekuatan, memperkuat Kelemahan, menggunakan keunggulan Peluang, dan mengembangkan pertahanan terbaik terhadap Ancaman. Dalam AHP, faktor-faktor SWOT sebagai kriteria akan diberi peringkat dan diprioritaskan melalui perbandingan berpasangan, yang secara sistematis mengubah penilaian kualitatif Tim Proyek menjadi dasar numerik untuk pengambilan keputusan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 parameter pengaruh terbesar untuk memilih Metode Konstruksi proyek guna mencapai target OTOBOSOR, yaitu ketersediaan dan keahlian tenaga kerja, dukungan dari pemerintah, pengalaman dalam operasi proyek besar, dan kematangan teknologi. Lebih lanjut, Metode Konstruksi proyek terbaik untuk Project Blue Ammonia adalah kombinasi dari Konstruksi Rangka, Modularisasi, dan Unit Pra-Rakitan (PSU). Hasil ini sendiri cukup kuat dengan nilai bobot yang bervariasi pada kriteria berdasarkan analisis sensitivitas. Selain itu, rencana aksi tindak lanjut untuk memastikan keberhasilan realisasi metode konstruksi proyek yang dipilih adalah memperkuat kemampuan sumber daya manusia dan keahlian teknis, secara aktif berinteraksi dengan pihak berwenang terkait, memanfaatkan rekam jejak operasional yang telah terbukti, dan membangun kemitraan strategis dengan kontraktor EPC yang telah teruji.
Perpustakaan Digital ITB