Makin besarnya nilai penjualan model layanan cloud computing khususnya
Software as a Service (SaaS) dapat dilihat sebagai peluang bagi pengembang
perangkat lunak untuk mengembangkan bisnisnya menjadi penyedia layanan
Software as a Service (SaaS). Perubahan suatu perusahaan pengembang perangkat
lunak menjadi penyedia layanan SaaS tentunya harus diikuti dengan investasi
teknologi informasi untuk mendukung proses bisnis yang baru. Perlu adanya suatu
acuan agar investasi TI sesuai dengan kebutuhan.
Arsitektur Enterprise yang merupakan pengorganisasian antara proses bisnis dan
infrastruktur TI dalam rangka mengintegrasikan dan menstandardisasikan
kegiatan operasional perusahaan dapat menjadi acuan dalam proses eksekusi
penerapan TI.
Penelitian ini mencoba membuat pedoman Arsitektur Bisnis dan Sistem Informasi
pada perusahaan penyedia layanan SaaS dengan mengacu pada kerangka kerja
Arsitektur Enterprise TOGAF 9.1 dan Cloud Computing Reference Architecture
(CCRA). Langkah-langkah yang terdapat pada TOGAF 9.1 disesuaikan dan
diadaptasi dengan mempertimbangkan komponen yang terdapat pada CCRA.
Pedoman yang telah disusun kemudian dimplementasikan pada sebuah
perusahaan pengembang perangkat lunak yang akan mengembangkan bisnisnya
menjadi penyedia layanan public SaaS.
Dari hasil pengujian kebutuhan format pedoman, didapatkan bahwa pedoman
yang dibangun telah memenuhi format yang dibutuhkan. Sedangkan untuk
pengujian expert judgement didapatkan bahwa pedoman yang telah dikembangkan
sudah mendeskripsikan komponen-komponen domain dengan baik namun masih
harus dikembangkan lagi agar mencakup seluruh tahapan dalam TOGAF ADM.
Perpustakaan Digital ITB