DAFTAR PUSTAKANAJMA AFIFA NURFARA
EMBARGO  2029-07-14 
EMBARGO  2029-07-14 
LAMPIRAN NAJMA AFIFA NURFARA
EMBARGO  2029-07-14 
EMBARGO  2029-07-14 
Perkembangan sektor pariwisata memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan, komodifikasi budaya, serta berkurangnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan destinasi. Paradigma pariwisata regeneratif hadir sebagai pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan, tetapi juga pada pemulihan dan peningkatan kapasitas sosial, budaya, ekonomi, dan ekologi destinasi. Desa Wisata Bugisan di Kabupaten Klaten merupakan desa wisata berbasis masyarakat yang memiliki potensi menerapkan prinsip tersebut, sehingga penting mengkaji bagaimana partisipasi masyarakat lokal berkontribusi dalam proses tersebut.
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata regeneratif serta mengidentifikasi penerapan konsepsi pariwisata regeneratif pada aktivitas kepariwisataan di Desa Wisata Bugisan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap pengelolaan desa wisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur.
Analisis data dilakukan secara tematik, mencakup tahapan pengenalan data, pengkodean, penyusunan tema, hingga interpretasi hubungan antartema. NVivo 15 digunakan sebagai instrumen pendukung dalam proses tersebut untuk mengelola volume data wawancara, menyusun struktur kode secara hierarkis, dan menelusuri keterkaitan antartema melalui Matrix Coding Query dan Crosstab Code by Case. Penggunaan perangkat lunak ini menjaga setiap kode dan tema tetap dapat ditelusuri kembali ke sumber data asalnya, sementara interpretasi makna atas pola yang ditemukan tetap dilakukan oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Desa Wisata Bugisan telah berlangsung pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi, dengan keterlibatan paling dominan pada aspek pelestarian dan revitalisasi sosial-budaya. Analisis NVivo mengidentifikasi tiga tema utama: Partisipasi dan Revitalisasi Sosial-Budaya, Pemulihan Lingkungan, dan Keadilan Ekonomi. Dimensi sosial-budaya masih mendominasi praktik pariwisata regeneratif, sedangkan upaya pemulihan lingkungan belum berkembang optimal. Analisis keterkaitan antartema memperlihatkan bahwa penguatan partisipasi masyarakat berkontribusi terhadap keberhasilan revitalisasi budaya dan distribusi manfaat ekonomi, namun hubungannya dengan pemulihan lingkungan masih relatif lemah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Desa Wisata Bugisan berada pada fase transisi menuju pariwisata regeneratif. Masyarakat telah menjadi aktor penting dalam penguatan identitas budaya dan pengembangan ekonomi lokal, namun program restorasi lingkungan aktif dan integrasi antardimensi regeneratif masih perlu diperkuat agar ketiga pilar sosial-budaya, lingkungan, dan ekonomi bergerak secara simultan.
Perpustakaan Digital ITB