digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Arya Al Hafizh
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Pemaketan tugas perawatan merupakan bagian dari penyusunan CAMP operator yang memengaruhi waktu pelaksanaan task, beban kerja, downtime, dan biaya perawatan. Penelitian terdahulu telah membahas pemaketan tugas perawatan, tetapi evaluasi kuantitatif pada Boeing 737-800 NG dalam perawatan terintegrasi line–hangar yang mempertimbangkan lingkungan pelaksanaan, periode pemaketan, start phase, Aircraft Movement Cost (AMC), biaya downtime, interval loss, dan keterbatasan manpower line masih terbatas. Penelitian ini memformulasikan model optimasi menggunakan Mixed Integer Linear Programming berdasarkan task sample dan pola awal PT. XYZ yang mencakup 212 task, terdiri dari 63 line-eligible task dan 149 hangar-required task. Task sample menjadi objek penerapan, diasumsikan merepresentasikan populasi task CAMP. Baseline adalah pemaketan yang sedang diterapkan oleh PT. XYZ. Seluruh task wajib dilaksanakan dengan satu kombinasi lingkungan, periode pemaketan, dan start phase dalam horizon 1.440 hari. Model diselesaikan menggunakan CBC pada pemrograman Python untuk mengevaluasi fungsi objektif, fungsi kendala, dan sensitivitas manpower line maintenance. Pada fungsi objektif Direct Maintenance Cost (DMC)-only optimasi menurunkan DMC 8,14%, tetapi meningkatkan DMC + AMC 18,78%. Pada fungsi objektif DMC + AMC menurunkan biaya gabungan 5,85%. Pada fungsi objektif Total Economic Cost (TEC) menurunkan downtime sebesar 27,49% dan menurunkan TEC 27,05%, meskipun DMC + AMC meningkat 7,05%. Penurunan downtime meningkatkan persentase availability 0,788.