digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Muammar Irza Choirruzzat
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Banjir merupakan bencana tahunan yang kerap melanda wilayah Majalaya, Jawa Barat. Saat ini, informasi curah hujan dan tinggi muka air (TMA) masih disampaikan melalui grup WhatsApp, sehingga sulit dipahami masyarakat. Purwarupa ini bertujuan mengembangkan MR-FLOWS (Majalaya River Flood Warning System), sebuah sistem informasi terintegrasi berbasis website untuk mitigasi luapan banjir di DAS Majalaya yang dapat diakses publik melalui https://mrflows.my.id. Sistem dibangun menggunakan kerangka kerja FastAPI (backend) dan React (frontend) dengan basis data PostgreSQL. Data observasi curah hujan dari enam stasiun dan TMA dari stasiun Majalaya periode Januari 2023–Mei 2026 diproses melalui kontrol kualitas dan imputasi nilai hilang. Eksperimen pemodelan membandingkan Linear Regression, Ridge, Lasso, dan XGBoost untuk prediksi TMA. Interval waktu optimal adalah 10 menit (R²=0,935). Strategi rekayasa fitur terbaik (Lag kemudian Rolling) menghasilkan fitur yang mencakup lag spesifik tiap stasiun (120–190 menit) serta fitur autoregresif (tma_lag1) dan interaksi antar stasiun. Model XGBoost mencapai kinerja terbaik (R² Uji=0,9531, RMSE=0,0825 m, MAE=0,0209 m) dengan fitur paling dominan adalah tma_lag1 serta akumulasi curah hujan dari stasiun Cikitu dan Ibun. Sistem menyajikan peta interaktif, status siaga dengan indikator warna, prediksi TMA hingga 12 jam, serta notifikasi Telegram otomatis. Pengujian fungsional menunjukkan seluruh fitur berjalan baik. Kegiatan diseminasi pada 3 Mei 2026 di Majalaya memperoleh umpan balik positif dari masyarakat. Purwarupa ini berhasil menyediakan platform informasi terstruktur yang membantu kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi banjir.