Abstrak - DEWI KAMILA NURHASANAH
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Kawah tumbukan di Bulan terbentuk akibat tumbukan benda langit kecil dengan
permukaan Bulan. Ukuran dan bentuk kawah dipengaruhi oleh karakteristik
penumbuk, yaitu diameter, kecepatan, material, sudut tumbukan, dan
kondisi geologi permukaan Bulan. Dua wilayah utama di Bulan yaitu Mare
dan Highland, memiliki sifat geologi yang berbeda. Mare berupa dataran
rendah yang tersusun atas batuan basalt, sedangkan Highland berupa dataran
tinggi yang tersusun atas batuan anortosit. Batuan basalt adalah batuan
yang terbentuk oleh lava yang membeku, sedangkan batuan anortosit adalah
batuan yang terbentuk karena kristalisasi lava.
Kawah diklasifikasikan kedalam dua tipe utama, yaitu kawah sederhana
yang merupakan kawah tanpa puncak di pusat kawah dan kawah kompleks
yang merupakan kawah dengan puncak di pusat kawah. Morfologi kawah dengan
ukuran diameter 15–20 km bervariasi antara tipe kawah sederhana dan
kawah kompleks, bergantung kondisi permukaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi dan morfometri
kawah Bulan berdiameter 15–20 km di Mare dan Highland. Data diperoleh
dari misi Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) dan dianalisis menggunakan
QGIS dan Python. Kawah yang dipilih pada penelitian ini adalah kawah yang
tepinya terlihat jelas atau disebut sebagai tipe A, tidak berbentuk elips, dan
tepi kawah tidak terpotong. Kawah-kawah ini terletak pada 60?LU–60?LS.
Dari kriteria tersebut ditemukan 76 buah kawah, yang terdiri dari 68 buah
kawah sederhana dan sisanya berupa kawah kompleks.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan signifikan
antara kedalaman kawah dan diameter kawah. Berdasarkan data yang
dianalisis, pada kawah sederhana di Mare tidak dijumpai kawah dengan kedalaman
kurang dari 1, 81 ± 0, 10 km atau d
D < 0, 122 ± 0, 008, sedangkan pada
Highland tidak dijumpai kawah dengan kedalaman kurang dari 1, 74 ± 0, 08
km atau d
D < 0, 099 ± 0, 005. Untuk kawah kompleks di Mare, tidak dijumpai
kawah dengan kedalaman kurang dari 1, 75±0, 10 km atau d
D < 0, 104±0, 009,
sedangkan di Highland tidak dijumpai kawah dengan kedalaman kurang dari
2, 66±0, 09 km atau d
D < 0, 155±0, 019. Temuan ini menunjukkan bahwa, dalam
data yang digunakan, kawah kompleks di Highland cenderung lebih dalam
dibandingkan kawah sederhana di Highland maupun kawah di Mare.
Perpustakaan Digital ITB