digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Seiring berjalannya waktu, peningkatan kebutuhan energi minyak dan gas bumi di Indonesia berbanding terbalik dengan jumlah anjungan lepas pantai yang masih aktif beroperasi. Pemanfaatan dan peningkatan kapasitas produksi menjadi solusi, sehingga diperlukan modifikasi anjungan lepas Pantai dengan penambahan peralatan gas compressor. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibangun struktur extension deck pada struktur eksisting. Penambahan struktur dek pada struktur eksisting ini akan berpengaruh terhadap ketahanan dan kekuatan strukturnya. Untuk mengetahui kelayakan struktur, dilakukan analisis inplace dan seismic untuk kondisi platform eksisting dan setelah modifikasi, serta analisis fatigue setelah modifikasi berdasarkan standar API RP 2A-WSD 21^st edition. Selanjutnya, analisis instalasi pengangkatan extension deck juga dilakukan berdasarkan standar DNV-ST-N001. Berdasarkan hasil analisis in-place, struktur eksisting memenuhi standar. Namun, pada platform modifikasi terdapat satu joint yang mengalami overstress. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penambahan ring stiffener. Pada analisis seismic dicek dalam kondisi Strength Level Earthquake (SLE) dan Ductility Level Earthquake (DLE). Sementara itu, hasil analisis fatigue menunjukkan terdapat 5 joint dengan umur layan kurang dari 71 tahun dan memerlukan inspeksi lanjutan. Berdasarkan analisis lifting, diperoleh spesifikasi lifting equipment yang telah memenuhi kriteria, dengan pemilihan sling wire rope class 6x19 (diameter 16 mm dan MBL 18,7 metric ton) serta shackle jenis High Alloy Type H9 dengan WLL 4,75 ton.