digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2015 AHMAD FUAD ZAINUDDIN ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

AHMAD FUAD ZAINUDDIN BAB 1
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

AHMAD FUAD ZAINUDDIN BAB 2
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

2015 AHMAD FUAD ZAINUDDIN BAB 3
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

2015 AHMAD FUAD ZAINUDDIN BAB 4
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

2015 AHMAD FUAD ZAINUDDIN BAB 5
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

Salah satu jenis asuransi umum adalah asuransi pertanian. Asuransi pertanian ter- diri dari asuransi lahan pertanian dan asuransi pendapatan pertanian. Penentuan premi yang tepat dapat menjadi penentu keberhasilan suatu perusahaan asuransi. Penelitian ini menguraikan pemodelan premi asuransi pertanian untuk jenis asu- ransi pendapatan pertanian berdasarkan kerugian total yang dialami petani jagung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data biaya tanam petani jagung di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, untuk musim tanam periode Okto- ber 2013-Maret 2014 (MT1) dan musim tanam periode April 2014-September 2014 (MT2). Pemodelan loss tiap musim tanam dilakukan dengan menggunakan Ge- neralized Linear Model (GLM). Untuk tingkat signikansi 5 %, dapat ditunjukkan bahwa besar loss MT1 dan MT2 mengikuti disribusi Gamma dengan parameter loss MT1 adalah b1 = 5:237444 10????8 dan b1 = 0:2521197 sedangkan parameter loss MT2 adalah b2 = 3:917937 10????7 dan b2 = 0:8253929. Dalam memprediksi besar loss, untuk tingkat signikansi 10 % dapat ditunjukkan bahwa variabel prediktor yang signikan untuk MT1 dan MT2 adalah curah hujan, suhu dan serangan hama penggerek tongkol batang. Model Premi berasal dari model loss dengan residual loss memiliki kebergantungan. Pemodelan residual loss menggunakan Copula Gaussian dengan parameter b = 0:61848.