2026 REIHANA JE AMINATA ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Prediksi deret waktu finansial merupakan permasalahan penting dalam analisis pasar
modal. Namun, data log-return seperti Indeks S&P 500 memiliki karakteristik distribusi
yang tidak normal, berekor tebal (fat-tailed), serta memiliki struktur dependensi antarwaktu
yang kompleks, sehingga model klasik seperti ARIMA dan GARCH sering kali
kurang optimal karena mengasumsikan linearitas atau residu Gaussian.
Penelitian ini mengusulkan penggunaan Kernel-based Copula Process (KCP) berbasis
Gaussian Copula Process (GCP) untuk memodelkan log-return mingguan Indeks S&P
500 periode 1928–2026. Metode ini memisahkan pemodelan distribusi marjinal dan
struktur dependensi: distribusi marjinal Normal, Student-t, dan Skew-t diestimasi per
kelompok minggu kalender menggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE),
sedangkan dependensi antarwaktu direpresentasikan melalui transformasi copula ke
ruang Gaussian standar dan dimodelkan dengan fungsi kernel Radial Basis Function
(RBF) dan Ornstein–Uhlenbeck (OU). Prediksi out-of-sample pada 996 minggu data
uji (2007–2026) dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu Grid Search dan Metropolis–
Hastings.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Student-t dan Skew-t memberikan kalibrasi
probabilistik yang lebih baik dibandingkan distribusi Normal, ditunjukkan oleh
uji Probability Integral Transform (PIT) yang gagal menolak hipotesis keseragaman
(p > 0,05), sementara distribusi Normal ditolak (p < 0,0001). Kernel RBF dan OU
menghasilkan struktur dependensi yang hampir identik, dengan korelasi di atas 0,999,
sehingga perbedaan pemilihan kernel memberikan pengaruh yang jauh lebih kecil dibandingkan pemilihan distribusi marjinal. Konfigurasi Student-t dengan kernel RBF dipilih
sebagai model yang paling seimbang, dengan galat prediksi (MAE) terendah serta interval
prediksi yang lebih tajam dibandingkan distribusi Normal. Hasil ini menunjukkan
bahwa pendekatan KCP lebih bermanfaat untuk menghasilkan rentang kemungkinan
pergerakan harga yang terkalibrasi, dibandingkan sekadar nilai prediksi tunggal.
Perpustakaan Digital ITB