digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PT. Bakti Panca Prosper yang bergerak di bidang Rumah Sakit Ibu dan Anak Berdiri pada tahun 1995 bulan Desember merupakan salah satu rumah sakit tertua di daerahnya. Selama 20 tahun Rumah Sakit PT.Bakti Panca Prosper dikelolah oleh kakak-beradik yang merupakan saudara kandung dari mulai berdiri hingga sekarang. Hingga pada akhir tahun2016, RSIDA Harapan Bangsa mengalami penurunan profit.Penulismelakukan wawancara dengan anak dari pemilik Rumah Sakit,untuk mengetahui penyebabnya. Berdasarkan hasil wawancara, penulis menemukan beberapa permasalahan yang dibiarkan terbengkalai cukup lama oleh pihak manajemen, seperti adanya tumpang tindih dan ketidaksesuaian tugas pekerjaan yang meyebabkan kurang produktifnya performa karyawan di RSIDA Harapan Bangsa.Oleh karena itu Penulis bermaksud untuk mengajukan model system manajemen karyawan bagi rumah sakit. Kerangkakerja PMS yang dipilihdisesuaikandengankebutuhandankondisidarirumahsakityaitu, denganmenggunakanteori Noe.et.al (2008) yang terdiridaritiga proses, mendifinisikankinerja, mengukurkinerjadanmemberikanumpanbalikkinerja. Model system manajemen kinerja ini juga dilengkapi dengan penyususnan uraian pekerjaan untuk 5 bagian seperti, Bagian Umum dan Keuangan, Sumber Daya Manusia, Rumah Tangga, BendaharadanAkuntansi, KPI(s), performance agreement, performance review dan performance appraisal serta menggunakan umpan balik 360 derajat yang diselaraskan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh rumah sakit untuk tiap-tiap divisi yang telah disebutkan diatas. Sistem manajemen kinerja dirancang berdasarkan analisis lingkungan bisnis yang terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan serta dengan meliha tujuan dari rumah sakit. Adapun model dari sistem manajemen kinerja ini memiliki tiga tujuan, yaitu: tujuan administrasi, strategi and pengembangan dilengkapi dengan proses pendefinisian, penilaian dan pemberian umpan balik. Tahapan dalam implementasi system manajemen kinerja Penulis menggunakan teori Kotter Eight Steps Leading Change. Selanjutnya pada tahapan implementasi system manajemen kinerja, hal-hal yang perlu untuk diperhatikan adalah kesesuaian dengan system manajemen kinerja yang baru, penyesuaian laporan, sosialisi dari system manajemen kinerja, pelatihan yang dibutuhkan, alokasi sumber daya serta display dari hasil pengukuran system manajemen kinerja. Kata Kunci: Sistem Manajemen Kinerja, Uraian Pekerjaan, Key Performance Indicator, Performance Appraisal