Manajemen branding telah menjadi salah satu aspek yang sangat diprioritaskan bagi sebuah perusahaan
untuk mempertahankan keunggulan kompetitif jangka panjang terutama di segmen merek mewah. Di balik
branding terdapat dua elemen penting, yaitu identitas merek dan citra merek. Kedua elemen ini adalah
penghubung komunikasi antara sebuah perusahaan dan konsumennya. Dan tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menyelidiki apa yang menjadi pertimbangan dalam membangun dan mengelola identitas visual yang
diperlukan dan di bagian apakah desain visual branding ini dapat membantu perusahaan untuk
mengembangkan merek mewah.
Ide dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan komunikasi apa yang
dapat terjadi antara identitas merek visual perusahaan dan citra merek pelanggan. Tesis ini dimulai dengan
mempelajari kontekstual branding merek mewah, identitas visual dan gambar dari berbagai sudut pandang.
Metode ini dievaluasi melalui studi kasus dari merek kosmetik mewah yang sukses. Data kualitatif dan
kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner online, grup focus, dan penelitian tindakan yang, bersama
dengan pemilihan data sekunder yang menyeluruh, menghasilkan rekomendasi identitas visual baru untuk
merek Beauty of Saira.
Temuan dari thesis ini mengidentifikasi bahwa kesenjangan dalam identitas merek dan citra merek memang
terjadi. Kesimpulan berdasarkan penelitian yaitu dengan mengusulkan perusahaan identitas visual yang
sesuai dengan karakteristik merek masa depan dan merupakan pendekatan yang berguna bagi perusahaan
yang ingin menyelaraskan identitas merek mereka dengan citra merek.
Perpustakaan Digital ITB