Penelitian ini mengembangkan model loyalitas merek yang komprehensif untuk live
streaming commerce di Indonesia, dengan menyoroti celah kritis dalam
pemahaman bagaimana keterlibatan digital interaktif memengaruhi loyalitas
merek pada industri fashion. Sektor live streaming commerce tumbuh pesat, dengan
69% konsumen Indonesia secara aktif terlibat dengan platform live streaming
commerce pada tahun 2022, melampaui negara negara di kawasan Asia Pasifik,
sementara fashion muncul sebagai kategori produk paling dominan, berkontribusi
signifikan terhadap pendapatan e-commerce Indonesia sebesar USD 13,22 miliar.
Penelitian ini menggunakan desain metode campuran explorasi sekuensial
(sequential exploratory mixed methods) yang diawali dengan fase kualitatif berupa
wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (focus group discussion)
dengan para pemangku kepentingan industri fashion yang terdiri atas tim
manajemen, live streamer, dan konsumen, kemudian dilanjutkan dengan fase
kuantitatif menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling
(PLS-SEM) untuk mengkaji mekanisme yang membentuk loyalitas merek.
Penelitian ini mengidentifikasi dua belas variabel konstruk utama yang mencakup
Content, Streamer Characteristics, Product, Attractiveness, Interactivity,
Perception on Live streaming, Product Perceived Value, Sales Promotion, Actual
Purchase, Product Liking, Customer Relationship, dan Loyalty sebagai komponen
penting dalam pembentukan loyalitas merek. Temuan kualitatif dari para
pemangku kepentingan industri menunjukkan bahwa sesi live streaming commerce
yang berhasil menekankan konten yang mengikuti tren, komunikasi host yang
autentik, demonstrasi produk secara real time, dan insentif promosi yang
dikalibrasi secara strategis. Hasil empiris mengonfirmasi keempat belas hipotesis
yang diajukan dan menunjukkan jalur sekuensial di mana keterlibatan dan
kepercayaan mendorong perilaku pembelian, keterikatan emosional, dan
hubungan pelanggan. Dua temuan baru membedakan studi ini dari penelitian
sebelumnya. Pertama, Interactivity terbukti lebih berpengaruh dibandingkan
Attractiveness dalam membentuk persepsi konsumen terhadap live streaming
commerce, yang mengindikasikan bahwa komunikasi dua arah yang autentik lebih menentukan daripada daya tarik visual dalam membangun keterlibatan dan
kepercayaan. Kedua, Sales Promotion dan Customer Relationship menunjukkan
efek moderasi negatif, di mana promosi yang berlebihan dan ketergantungan
berlebih pada strategi hubungan pelanggan justru melemahkan pembentukan
loyalitas merek yang organik.
Model loyalitas merek komprehensif yang diusulkan mengintegrasikan berbagai
kerangka teoretis ke dalam model yang terpadu dan berorientasi pada proses yang
disesuaikan dengan sifat interaktif, imersif, dan berbasis komunitas dari live
streaming commerce. Pendekatan holistik ini memberikan kerangka kerja bagi
merek fashion dan praktisi live streaming commerce untuk menavigasi pasar digital
yang dinamis melalui strategi konten yang seimbang, pengembangan kompetensi
host, desain promosi yang terkalibrasi, dan manajemen hubungan pelanggan yang
autentik, yang berkontribusi pada pemahaman akademis tentang perilaku
konsumen digital sekaligus praktik manajerial dalam ekosistem live streaming
commerce Indonesia yang terus berkembang.
Kata Kunci: loyalitas merek, live streaming commerce, pendekatan strategis multi
fase, keterlibatan konsumen, interaktivitas real time, strategi konten, e-commerce
Indonesia
Perpustakaan Digital ITB