digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 SK PP Final Project Kinanti Puspanegara_19223027
Terbatas  Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Pertumbuhan pesat industri fashion di Indonesia telah meningkatkan tingkat persaingan di antara usaha mikro dan kecil (UMK) di sektor fashion, sehingga semakin menyulitkan merek-merek baru untuk menarik pelanggan dan mengubah kesadaran merek menjadi niat beli. Sebagai merek fesyen yang baru didirikan pada Juni 2025, Everrie menghadapi tantangan serupa dalam mem- bangun kepercayaan pelanggan dan mendorong perilaku pembelian, meskipun telah menjalankan berbagai inisiatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku pelanggan memengaruhi niat beli pada industri UMK fashion serta merumuskan rekomendasi strategi untuk meningkatkan niat beli pelanggan Everrie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam yang dilakukan terhadap 13 partisipan yang terdiri atas pelanggan, praktisi bisnis fashion, pakar fashion, pakar pemasaran, dan tim internal Everrie. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode trian- gulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat beli pelanggan dipengaruhi oleh empat tahapan yang saling berkaitan dalam perjalanan pelanggan, yaitu penemuan dan kesadaran merek, ke- percayaan dan evaluasi produk, keputusan pembelian, serta niat pembelian kembali. Pada setiap tahapan tersebut, niat beli dibentuk melalui interaksi antara faktor emosional, faktor evaluatif, dan pengaruh sosial. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan tujuh strategi bagi Everrie, yaitu memperkuat identitas merek, mengembangkan penceritaan emosional, memanfaat- kan pengalaman berbelanja secara luring, berkolaborasi dengan influencer dan afiliasi, mening- katkan komunikasi produk, menerapkan pesan pemasaran yang mengikuti tren, serta meningkat- kan aktivasi pembelian.