digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pembelajaran fisika berbasis konteks permainan tradisional, khususnya pada permainan tarik tambang dan egrang, masih menghadapi permasalahan berupa analisis mekanika yang belum konsisten dan kurang komprehensif. Beberapa penelitian terdahulu telah mengkaji permainan tarik tambang ataupun egrang dalam pembelajaran fisika, tapi masih ditemukan kekeliruan konseptual dan ketidaksesuaian dengan prinsip mekanika klasik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mekanika klasik pada permainan tarik tambang dan egrang secara lebih akurat serta mengembangkannya dalam modul pembelajaran fisika berbantuan Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Tahap analysis dilakukan melalui studi literatur dan analisis konseptual, sedangkan tahap design dan development yaitu perancangan modul, pengembangan media AR, serta validasi oleh ahli materi, media, dan praktisi pembelajaran. Tahap implementation dilakukan melalui uji coba terbatas kepada 31 murid kelas XI SMA di Depok, Jawa Barat. Tahap evaluation dilakukan dengan menguji perubahan persepsi positif murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Validasi oleh ahli materi memperoleh skor sebesar 100%, ahli media 96,33%, dan praktisi pembelajaran 95,32%. Dari ketiga hasil validasi oleh ahli materi, media, dan praktisi pembelajaran modul berbantuan AR masuk kategori Sangat Layak. Uji coba menunjukkan peningkatan seluruh aspek persepsi murid, meliputi minat dan motivasi belajar (3,61 menjadi 4,08), persepsi kemudahan belajar (3,08 menjadi 3,93), relevansi materi (3,52 menjadi 4,13), kualitas sumber belajar (3,62 menjadi 4,05), pemanfaatan teknologi (3,48 menjadi 3,90), serta kemandirian belajar (3,58 menjadi 4,13). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual dalam pengembangan pembelajaran fisika yang mengintegrasikan kearifan lokal, teknologi AR, dan alternatif inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan kebermaknaan proses pembelajaran fisika.