digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Studi ini meneliti peran konsistensi identitas merek dalam mempengaruhi efektivitas pemasaran dan kinerja bisnis di One Step Florist setelah inisiatif rebranding. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data primer dari 204 responden dan data sekunder dari catatan bisnis internal, termasuk konversi dan kinerja keuangan dari Januari hingga Mei 2026. Konsistensi merek diukur menggunakan Indeks Konsistensi Merek (BCI) dengan total sampel 215 responden, sedangkan efektivitas pemasaran dinilai melalui kerangka Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) dengan total sampel 204 responden. Sampel BCI dan IMC dilakukan pada sampel berpasangan sebanyak n=168 responden yang menyelesaikan kedua kuesioner secara lengkap. Hasil hubungan antara BCI dan IMC menunjukkan hubungan positif yang kuat dan signifikan antara konsistensi identitas merek dan efektivitas pemasaran (r = 0,944; p < 0,001). Kinerja IMC secara keseluruhan dikategorikan sangat tinggi (rata-rata = 4,39), yang mencerminkan keselarasan yang kuat di seluruh saluran komunikasi. Namun, hubungan antara IMC dan tingkat konversi tidak signifikan secara statistik, menunjukkan adanya pengaruh faktor operasional eksternal. Meskipun tingkat konversi rata-rata relatif tinggi (53,60%), retensi pelanggan tetap rendah (32,01%), yang menunjukkan perilaku pembelian yang didominasi oleh kesempatan tertentu. Analisis keuangan juga mengungkapkan ketidakstabilan pendapatan, sebagaimana tercermin dari koefisien variasi sebesar 23,57%. Kesimpulannya, meskipun konsistensi identitas merek secara signifikan meningkatkan efektivitas pemasaran, dampaknya terhadap konversi dan stabilitas keuangan dibatasi oleh kendala operasional dan pola perilaku pelanggan. Studi ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan strategi branding dengan upaya retensi dan peningkatan operasional untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.