Studi ini meneliti peran konsistensi identitas merek dalam mempengaruhi
efektivitas pemasaran dan kinerja bisnis di One Step Florist setelah inisiatif
rebranding. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data primer
dari 204 responden dan data sekunder dari catatan bisnis internal, termasuk
konversi dan kinerja keuangan dari Januari hingga Mei 2026. Konsistensi merek
diukur menggunakan Indeks Konsistensi Merek (BCI) dengan total sampel 215
responden, sedangkan efektivitas pemasaran dinilai melalui kerangka Komunikasi
Pemasaran Terpadu (IMC) dengan total sampel 204 responden. Sampel BCI dan
IMC dilakukan pada sampel berpasangan sebanyak n=168 responden yang
menyelesaikan kedua kuesioner secara lengkap.
Hasil hubungan antara BCI dan IMC menunjukkan hubungan positif yang kuat
dan signifikan antara konsistensi identitas merek dan efektivitas pemasaran (r =
0,944; p < 0,001). Kinerja IMC secara keseluruhan dikategorikan sangat tinggi
(rata-rata = 4,39), yang mencerminkan keselarasan yang kuat di seluruh saluran
komunikasi. Namun, hubungan antara IMC dan tingkat konversi tidak signifikan
secara statistik, menunjukkan adanya pengaruh faktor operasional eksternal.
Meskipun tingkat konversi rata-rata relatif tinggi (53,60%), retensi pelanggan
tetap rendah (32,01%), yang menunjukkan perilaku pembelian yang didominasi
oleh
kesempatan tertentu. Analisis keuangan juga mengungkapkan
ketidakstabilan pendapatan, sebagaimana tercermin dari koefisien variasi
sebesar 23,57%.
Kesimpulannya, meskipun konsistensi identitas merek secara signifikan
meningkatkan efektivitas pemasaran, dampaknya terhadap konversi dan stabilitas
keuangan dibatasi oleh kendala operasional dan pola perilaku pelanggan. Studi
ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan strategi branding dengan upaya
retensi dan peningkatan operasional untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB