Dua perusahaan bisa saja memiliki skor environmental, social, and governance (ESG) yang sama, namun mereka bisa menunjukkan kinerja yang berbeda di antara pilar-pilar ESG-nya. Ini sering kali diabaikan ketika skor hanya dilihat secara keseluruhan. Skripsi ini mengkaji hubungan antara disparitas ESG, yang berarti ketidakseimbangan kinerja di antara pilar environmental, social, dan governance, dengan valuasi perusahaan, dan juga apakah paparan kontroversi memperkuat hubungan tersebut. Berdasarkan teori sinyal dan literatur tentang kredibilitas ESG, skripsi ini berargumentasi bahwa profil ESG yang tidak seimbang dapat mengurangi kredibilitas sinyal keberlanjutan perusahaan, terutama jika perusahaan tersebut menghadapi paparan kontroversi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan data panel tidak seimbang dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di negara-negara OECD antara tahun 2012 hingga 2021. Disparitas ESG diukur dengan coefficient of variation, sementara Gini coefficient dan normalized Herfindahl-Hirschman index digunakan sebagai pemeriksaan ketahanan. Valuasi perusahaan diukur menggunakan Tobin's Q dalam model efek tetap berdasarkan firma dan tahun. Hasil estimasi menunjukkan bahwa tidak ada dukungan statistik yang signifikan untuk hipotesis yang diajukan: koefisien disparitas ESG dan interaksinya dengan kontroversi memang bernilai negatif, sesuai dengan prediksi teoritis, tetapi tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan dalam disparitas ESG di suatu perusahaan belum cukup kuat untuk mempengaruhi Tobin's Q. Skripsi ini memberikan kontribusi pada literatur ESG dengan membedakan struktur ESG dari tingkat agregatnya dalam konteks menjelaskan valuasi perusahaan.
Perpustakaan Digital ITB