Krisis energi dan tuntutan penurunan emisi karbon mendorong kebutuhan mendesak akan teknologi penyimpanan energi yang aman, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan untuk mendukung integrasi energi terbarukan serta elektrifikasi sektor transportasi dan industri. Dalam konteks tersebut, seng (Zn) dipandang sebagai kandidat yang tepat untuk menjadi alternatif material litium karena ketersediaannya yang lebih melimpah di alam, biaya bahan baku yang relatif rendah, serta proses ekstraksi yang umumnya lebih sederhana dan berpotensi lebih ramah lingkungan dibandingkan litium. Baterai ion seng kemudian muncul sebagai sistem yang menjanjikan untuk penyimpanan energi generasi berikutnya karena memiliki nilai kapasitis teoritis yang tinggi. Pengunaan multi-walled carbon nanotubes (MWCNT) dapat menguatkan struktur dan meningkatkan sifat mekanik elektroda. Dalam penelitian ini, dikembangkan baterai ion seng dengan katode Zn3V3O8 yang dikompositkan dengan CNT untuk meningkatkan stabilitas dan umur pakai baterai. Hasil menunjukkan baterai dengan kapasitas discharge 275 mAh g-1 pada rapat arus 200 mA g-1, baterai dapat mempertahakan 53% kapasitasnya setelah 345 siklus. Pengujian baterai pada rapat arus tinggi 500 mA g-1 menunjukkan kapasitas spesifik baterai sebesar 190 mAh g-1, baterai dapat mempertahankan 33% dari kapasitas awalnya setelah 2500 siklus. Hasil tersebut membuktikan bahwa komposit MWCNT dapat menguatkan struktur katode Zn3V3O8 dalam perancangan katode berkapasitas tinggi.
Perpustakaan Digital ITB