digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Ahmad Fariz Zhafran
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

SKRIPSI Ahmad Fariz Zhafran
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Formasi Gabus pada Lapangan “JAKA”, Cekungan Natuna Barat, merupakan interval reservoir batupasir yang berpotensi mengandung hidrokarbon. Namun, heterogenitas fasies, perselingan batupasir-serpih, serta keterbatasan sensitivitas seismik terhadap densitas membuat karakterisasi tidak dapat dilakukan dengan satu parameter elastik saja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi zona target dan parameter elastik sensitif, menerapkan simultaneous inversion, menurunkan Lambda-Mu-Rho, membentuk atribut PEIL dan pseudo-density, serta mengintegrasikan seluruh hasil untuk memetakan persebaran reservoir. Data yang digunakan meliputi log sumur SKH-2 dan SKH-3, seismik 3D partial angle stack SKH_NEAR dan SKH_FAR, merged stack, serta horizon. Tahapan penelitian mencakup penentuan zona target, tuning thickness, analisis sensitivitas, preconditioning, ekstraksi wavelet, well-to-seismic tie, model awal, simultaneous inversion, evaluasi AVO berbasis sumur, transformasi Lambda-Mu-Rho, PEIL, pseudo-density, dan slicing. Zona target berada pada interval Top SKH_8A hingga Base SKH_9 dan masih teresolusi secara vertikal. Hasil sensitivitas menunjukkan densitas, Lambda/Mu, dan Lambda-Rho (??) – Mu-Rho (??) sebagai parameter paling efektif dengan cut-off masing-masing 2,40 g/cc, 1,5, dan 11 GPa*g/cc. Simultaneous inversion menghasilkan volume P-Impedance, S-Impedance, dan Vp/Vs, namun densitas belum representatif akibat keterbatasan sudut hingga 35° dan amplitudo near–far yang kecil (0,125). Karena itu, densitas diestimasi menggunakan PEIL berbasis P-Impedance dan Vp/Vs dengan parameter optimum n = 0,20 dan ? = -19°, menghasilkan korelasi 0,8523 terhadap log densitas. Integrasi peta slicing menunjukkan anomali rendah di sekitar SKH-2 dan SKH-3 yang berkembang ke selatan hingga tenggara, diinterpretasikan sebagai zona prospek reservoir batupasir dengan kualitas relatif lebih baik.