Aterosklerosis merupakan kondisi penyumbatan dinding pembuluh darah yang ditandai dengan pembentukan plak akibat akumulasi lipid dan respons inflamasi kronis, yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Berbagai terapi farmakologis dan intervensi klinis telah dikembangkan, namun masih berpotensi menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif, seperti plant-derived exosome-like nanoparticles (PDENs), yang diketahui memiliki biokompatibilitas tinggi, imunogenisitas rendah, serta mengandung berbagai komponen bioaktif. Simplisia buah merah (Pandanus conoideus) menjadi kandidat yang potensial karena diketahui memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-aterogenik. Namun, sampai saat ini belum terdapat laporan mengenai aktivitas anti-aterogenik PDEN yang berasal dari buah merah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi anti-inflamasi dan anti-aterogenik PDEN simplisia buah merah (red fruit simplicia-derived PDEN, RFS-PDEN) pada sel makrofag RAW 264.7. RFS-PDEN diisolasi menggunakan metode sentrifugasi bertingkat dan presipitasi polietilen glikol (PEG 6000) 4%. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa RFS-PDEN memiliki ukuran ±114 nm berdasarkan particle size analyzer (PSA) dan nanoparticle tracking analyzer (NTA), serta morfologi sferis berdasarkan transmission electron microscopy (TEM). Melalui Bicinchoninic Acid Assay (BCA Assay), diperoleh konsentrasi protein PDEN sebesar 429,8 ± 84,9 ?g/mL. Uji sitotoksisitas dengan MTT menunjukkan PDEN tidak bersifat sitotoksik hingga konsentrasi 150 ?g/mL dan berhasil terinternalisasi ke dalam sel dalam waktu 1 jam berdasarkan pewarnaan PKH67 dan DAPI. Pada pengujian aktivitas anti-inflamasi pada sel RAW 264.7 terinduksi LPS, PDEN 40 ?g/mL dapat menurunkan produksi nitric oxide (NO) secara signifikan berdasarkan metode Griess dibandingkan kontrol terinduksi, serta PDEN 10 dan 20 ?g/mL dapat menurunkan sekresi IL-6 secara signifikan melalui metode ELISA dibandingkan kontrol terinduksi. Pada evaluasi aktivitas anti-aterogenik pada sel RAW 264.7 terinduksi oxidized low-density lipoprotein (oxLDL), PDEN 60 ?g/mL secara signifikan dapat menurunkan ekspresi CD36 sebagai transporter cholesterol uptake dan meningkatkan ekspresi ABCA1 sebagai transporter cholesterol efflux dibandingkan kontrol terinduksi. Sejalan dengan hasil tersebut, PDEN 60 ?g/mL juga secara signifikan dapat menekan pembentukan foam cell yang berperan penting dalam pembentukan plak berdasarkan pewarnaan Oil Red O dan immunocytochemistry (ICC) Perilipin-2 (PLIN2). Secara keseluruhan, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa RFS-PDEN berpotensi menekan inflamasi, memodulasi metabolisme kolesterol, dan menghambat pembentukan foam cell, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen anti-aterogenik berbasis nanovesikel alami.
Perpustakaan Digital ITB