digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Banjir yang berulang mengancam keberlangsungan layanan air minum rumah tangga di kawasan permukiman padat, sementara penilaian resiliensi selama ini lebih banyak disusun dari sisi sistem daripada dari sisi hasil yang benar-benar diterima pengguna. Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung merupakan wilayah yang mengalami banjir berulang dan menjadi tempat sistem terpusat serta sistem terdesentralisasi hidup berdampingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Ketahanan Fisik, Keandalan Operasional, Kecepatan Pemulihan, dan Kapasitas Adaptasi terhadap Hasil Akhir Layanan Air Minum pada Pengguna Saat dan Pascabencana secara terpisah pada kedua tipologi, membandingkan pola keduanya, lalu menyintesiskannya melalui kerangka SocialEcological-Technical Systems (SETS Framework). Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan pada 377 rumah tangga yang terdiri atas 103 pengguna sistem terpusat dan 274 pengguna sistem terdesentralisasi, dipilih melalui proportionate stratified sampling pada 14 RW. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta regresi linear berganda yang dijalankan terpisah untuk masing-masing tipologi menggunakan IBM SPSS Statistics Versi 31, sedangkan Sosiodemografi hanya dianalisis secara deskriptif sebagai karakteristik responden. Keempat prediktor berpengaruh positif dan signifikan pada kedua model. Model sistem terpusat menjelaskan 59,9 persen variasi hasil akhir layanan dengan Kecepatan Pemulihan sebagai prediktor dominan (Beta 0,400), sedangkan model sistem terdesentralisasi menjelaskan 67,9 persen variasi dengan Keandalan Operasional sebagai prediktor dominan (Beta 0,404). Perbedaan pola tersebut dibaca sebagai pola deskriptif karena kedua model dianalisis terpisah tanpa uji beda formal. Sintesis mengindikasikan keterkaitan dimensi sosial, ekologis, dan teknis, sehingga penguatan layanan perlu disesuaikan dengan karakter masing-masing sistem.