digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Metode Takt Planning dan Takt Control (TPTC) rentan terhadap penundaan berantai akibat keterlambatan satu wagon, sehingga penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelemahan mekanisme penyesuaian eksisting dan menganalisis dampak usulan perbaikannya pada Proyek X. Melalui studi kasus dan simulasi jadwal, praktik eksisting dievaluasi dan dipetakan ke dalam kerangka 31 mekanisme penyesuaian teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan eksisting memiliki kelemahan terkait ketiadaan kuantifikasi volume dan ketimpangan beban kerja, sementara tahap pengendalian yang murni mengandalkan Train Stoppage terbukti tidak efektif mengatasi deviasi berulang. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan penambahan mekanisme Shunting Yard, Empty Wagon, dan Inserting Fixed Buffer untuk meredistribusi beban kerja dan menyerap deviasi pada perencanaan, serta Work Package Shift dan Wagon Overlapping pada pengendalian guna mengisolasi keterlambatan dan memulihkan ritme aliran produksi secara optimal.