Motif zentangle merupakan bentuk visual berbasis pola yang dikembangkan melalui pengulangan
dan variasi elemen sederhana secara bertahap. Kajian mengenai zentangle selama ini lebih banyak
membahas aspek psikologis dan terapeutik, sedangkan penelitian yang menempatkan motifnya
sebagai objek analisis visual dan estetik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
elemen visual yang membentuk motif zentangle serta menganalisis karakter estetiknya dalam
konteks visual kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif-analitis. Sebanyak 30 motif dipilih secara purposif dari TanglePatterns.com Tangle
Guide, 15th Edition (2026) dan dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu geometris, organis,
dan kombinasi geometris–organis, dengan masing-masing kategori terdiri atas sepuluh motif. Data
dikumpulkan melalui observasi visual, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dalam
dua tahap, yaitu pemetaan elemen visual berdasarkan pemikiran Wucius Wong serta analisis
karakter estetik berdasarkan teori A.A.M. Djelantik melalui aspek wujud, bobot, dan penampilan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis dan repetisi merupakan elemen yang ditemukan secara
konsisten dalam pembentukan motif. Warna motif didominasi oleh hitam dan putih, sedangkan
abu-abu ditemukan pada motif tertentu melalui arsiran. Kategori geometris cenderung
menggunakan garis lurus, bidang bersudut, dan struktur formal sehingga menghasilkan kesan
teratur, tegas, padat, ritmis, dan dinamis. Kategori organis lebih banyak menggunakan garis
lengkung dan bidang membulat sehingga menghasilkan kesan luwes, mengalir, ritmis, dan
dinamis. Sementara itu, kategori kombinasi geometris–organis mempertemukan keteraturan
struktur geometris dengan keluwesan garis dan bentuk organis. Karakter estetik motif terbentuk
melalui hubungan antara elemen visual, cara penyusunan pola, kesan, gagasan, serta aspek yang
mendukung perwujudannya. Berdasarkan data yang tersedia, belum ditemukan dasar yang cukup
untuk menetapkan pesan simbolik tertentu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa
motif zentangle dapat dipetakan dan dianalisis secara sistematis sebagai objek visual dalam ranah
seni dan desain kontemporer.
Perpustakaan Digital ITB