digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ersa Aliyya [27125059]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Motif zentangle merupakan bentuk visual berbasis pola yang dikembangkan melalui pengulangan dan variasi elemen sederhana secara bertahap. Kajian mengenai zentangle selama ini lebih banyak membahas aspek psikologis dan terapeutik, sedangkan penelitian yang menempatkan motifnya sebagai objek analisis visual dan estetik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen visual yang membentuk motif zentangle serta menganalisis karakter estetiknya dalam konteks visual kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Sebanyak 30 motif dipilih secara purposif dari TanglePatterns.com Tangle Guide, 15th Edition (2026) dan dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu geometris, organis, dan kombinasi geometris–organis, dengan masing-masing kategori terdiri atas sepuluh motif. Data dikumpulkan melalui observasi visual, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemetaan elemen visual berdasarkan pemikiran Wucius Wong serta analisis karakter estetik berdasarkan teori A.A.M. Djelantik melalui aspek wujud, bobot, dan penampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis dan repetisi merupakan elemen yang ditemukan secara konsisten dalam pembentukan motif. Warna motif didominasi oleh hitam dan putih, sedangkan abu-abu ditemukan pada motif tertentu melalui arsiran. Kategori geometris cenderung menggunakan garis lurus, bidang bersudut, dan struktur formal sehingga menghasilkan kesan teratur, tegas, padat, ritmis, dan dinamis. Kategori organis lebih banyak menggunakan garis lengkung dan bidang membulat sehingga menghasilkan kesan luwes, mengalir, ritmis, dan dinamis. Sementara itu, kategori kombinasi geometris–organis mempertemukan keteraturan struktur geometris dengan keluwesan garis dan bentuk organis. Karakter estetik motif terbentuk melalui hubungan antara elemen visual, cara penyusunan pola, kesan, gagasan, serta aspek yang mendukung perwujudannya. Berdasarkan data yang tersedia, belum ditemukan dasar yang cukup untuk menetapkan pesan simbolik tertentu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motif zentangle dapat dipetakan dan dianalisis secara sistematis sebagai objek visual dalam ranah seni dan desain kontemporer.