digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Hartian
PUBLIC Open In Flipbook Yose Ali Rahman

Tesis ini menyajikan metode evaluasi terhadap proyek mineral strategis dengan memperhatikan ketidakpastian (risiko) dan robustness (kekokohan). Metode evaluasi ini diterapkan dalam bentuk studi kasus konseptual atas arsitektur sistem logam tanah jarang mine-to-magnet di Indonesia. Pengembangan mineral strategis di Indonesia termasuk logam tanah jarang berkaitan erat dengan kebijakan hilirisasi nasional, tata kelola mineral strategis, penguatan kapabilitas industri, dan potensi negara untuk berperan dalam rantai pasok global. Evaluasi dengan pendekatan deterministik yang umum dilakukan memiliki keterbatasan dalam menilai kelayakan proyek mineral strategis, karena asumsi atas parameterparameter penentu tidak cukup mencerminkan ketidakpastian, utamanya dalam hal harga komoditas, ketersediaan suplai mineral strategis, kinerja proses (pengolahan, pemurnian, fabrikasi), kebutuhan modal, biaya operasi, dan dinamika implementasi. Tesis ini menawarkan metode evaluasi dengan pendekatan stokastik dan analisis robustness sebagai alternatif dari metode evaluasi deterministik yang umum digunakan dalam mengevaluasi proyek-proyek mineral strategis. Tesis ini juga mengusulkan arsitektur sistem mine-to-magnet terintegrasi yang menggabungkan suplai mineral ion adsorption clay dari Sulawesi Barat dengan monasit dari Bangka yang merupakan sisa hasil pengolahan timah, yang kemudian dilanjutkan dengan proses separasi dan pemurnian (metalisasi), serta fabrikasi magnet NdFeB di Jawa Barat. Tesis ini memandang bahwa pengembangan logam tanah jarang merupakan sistem industri yang kompleks dengan berbagai sumber mineral strategis dan simpul pemrosesan. Cara pandang melalui perspektif ini penting, menimbang bahwa nilai strategis pengembangan logam tanah jarang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan untuk mengoordinasikan keseluruhan rantai nilai, mulai dari hulu sampai hilir, dalam suatu arsitektur sistem yang koheren. Secara metodologis, tesis ini didasarkan pada kombinasi analisis discounted cash flow deterministik, simulasi Monte Carlo, dan pendekatan analisis Robustness. Model deterministik memberikan indikator-indikator finansial dasar, seperti net present value, internal rate of return, dan payback period, berdasarkan asumsiasumsi yang telah ditetapkan. Selanjutnya, ketidakpastian dan dampaknya dimodelkan melalui simulasi Monte Carlo yang menghasilkan distribusi probabilitas atas kinerja keuangan. Analisis kemudian diperluas melalui penilaian terhadap robustness dari arsitektur sistem pada berbagai kondisi ketidakpastian. Melalui tesis ini terungkap bahwa arsitektur mine-to-magnet terintegrasi dapat menjadi pilihan dan peta jalan strategis bagi Indonesia untuk bergerak dari ekstraksi bahan mentah menuju hilirisasi logam tanah jarang yang bernilai tambah lebih tinggi. Pemanfaatan berbagai sumber suplai mineral membuat arsitektur yang diusulkan menjadi lebih robust karena mengurangi ketergantungan pada satu basis sumber daya saja dan mendukung konfigurasi pasokan yang lebih resilien. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan bergantung pada harga NdPr, kualitas, dan besaran suplai. Dengan kata lain, melalui tesis ini ditunjukkan bahwa evaluasi proyek mineral strategis perlu dilakukan tidak hanya berdasarkan indikator keuangan deterministik, tetapi juga melalui perspektif evaluasi yang telah disesuaikan terhadap ketidakpastian dan berorientasi pada robustness dari model arsitektur sistem. Tesis ini memberikan sumbangan pada bidang riset bisnis terapan dengan mengintegrasikan desain arsitektur sistem, pemodelan keuangan, analisis risiko stokastik, dan penilaian robustness ke dalam satu kerangka evaluasi konseptual. Studi ini juga memberikan implikasi bagi pembuat kebijakan, lembaga investasi, perusahaan mineral strategis, lembaga riset, dan pemangku kepentingan keuangan dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi model pengembangan logam tanah jarang, dan lebih luas lagi, mineral strategis, di Indonesia.