ABSTRAK Azwa Aliyah Zaki
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Karakterisasi reservoir melalui inversi seismik membutuhkan kelengkapan data log
densitas (RHOB) dan sonik (DT). Namun, kendala biaya dan kondisi lubang bor
buruk sering menyebabkan kekosongan data. Penelitian ini menerapkan algoritma
Machine Learning (ML), yaitu Random Forest (RF) dan XGBoost, untuk mengimputasi nilai hilang log DT dan RHOB menggunakan skema cross-feature. Model
dilatih dengan data 8 sumur KGS di Kabupaten Cheyenne dan divalidasi menggunakan skema Leave-One-Well-Out Cross-Validation (LOWO-CV) untuk menguji
generalisasi pada sumur baru. Sebagai pembanding, digunakan Persamaan Wyllie
dan Gardner terkalibrasi lokal serta Regresi Linear (LR) sebagai baseline statistik
multi-variat. Hasil LOWO-CV menunjukkan pendekatan ML jauh lebih superior. Pada prediksi DT, RF mencapai rata-rata R
2 = 0,806 dan XGBoost mencapai R
2 = 0,796. Pada prediksi RHOB, XGBoost mencapai R
2 = 0,693 dan RF
mencapai R
2 = 0,690. Dekomposisi nilai ?R
2 membuktikan peningkatan akurasi
model ensemble bersumber utama dari kemampuan menangkap hubungan petrofisika non-linear. Profil Impedansi Akustik (AI) sintetik dari RF memberikan akurasi
tertinggi (R
2 = 0,9452; RMSE = 2.626,6 g/cc·ft/s), mengungguli metode tradisional (R
2 = 0,8973) dan mencegah akumulasi galat multiplikatif ekstrem dari LR
(R
2 = 0,7234). Rekonstruksi berbasis ML ini terbukti andal untuk menyediakan
profil properti batuan sintetik bagi studi geofisika lanjutan.
Perpustakaan Digital ITB