Sektor pertanian mengonsumsi porsi terbesar dari cadangan air tawar global,
sehingga peningkatan efisiensi manajemen air melalui pertanian presisi berbasis
Internet of Things (IoT) menjadi sangat krusial. Estimasi evapotranspirasi (ET)
yang akurat merupakan komponen utama dalam menentukan kebutuhan air
tanaman. Namun, perhitungannya secara konvensional seringkali terkendala oleh
keterbatasan data parameter kelingkungan di lapangan. Penelitian ini bertujuan
untuk merancang dan mengevaluasi komparasi performa algoritma machine
learning—yakni Support Vector Regression (SVR), Random Forest (RF),
Artificial Neural Network (ANN), dan hibrida Genetic Algorithm - Machine
Learning (GA-ML)—dalam memprediksi nilai ET menggunakan data
mikroklimat. Suhu, kelembapan, kecepatan angin, curah hujan, dan intensitas
cahaya dikumpulkan melalui sensor mikroklimat di perkebunan kopi di Malang
selama periode September 2023 hingga Januari 2024. Model dievaluasi
menggunakan berbagai skenario set fitur untuk menguji ketahanannya terhadap
potensi ketiadaan atau kegagalan sensor di lapangan. Kinerja model diukur
menggunakan Mean Squared Error (MSE) dan koefisien determinasi (R²). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa model hibrida ANN yang dioptimasi oleh
Algoritma Genetika (ANN_GA_Features) memberikan performa prediksi terbaik
secara absolut dengan nilai R² 0.999494 dan MSE 0.000013. Walaupun demikian,
ANN sangat sensitif terhadap hilangnya fitur utama seperti intensitas, suhu, dan
kelembaban. Sebaliknya, model RF menunjukkan stabilitas (robustness) saat
dihadapkan pada skenario ketiadaan data penting, dengan tetap mampu
mempertahankan R² sebesar 0.978939 ketika data intensitas cahaya dihilangkan.
Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model ANN-GA dengan akurasi
yang tinggi, serta penggunaan RF untuk sistem IoT low-cost dengan ketersiediaan
sensor terbatas. Selain itu, perangkat lunak dan keras cerdas untuk irigasi dapat
dioptimalkan efisiensi biayanya dengan memprioritaskan sensor kelembapan dan
intensitas cahaya, serta mereduksi sensor angin dan curah hujan di lingkungan
dengan komoditas dan kondisi mikroklimat serupa.
Perpustakaan Digital ITB