Perkembangan kanker payudara juga disertai peningkatan N-glikan tipe tinggi manosa
pada glikoprotein permukaan sel. Hal ini membuka peluang pemanfaatan molekul
pengikat glikan untuk deteksi kanker, salah satunya BanLec. BanLec merujuk pada
lektin pisang famili jacalin-related (JRL) yang memiliki afinitas terhadap manosa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi lektin Musa balbisiana dan Musa
troglodytarum, serta mensimulasikan BanLec sebagai molekul pengenal glikan melalui
pemodelan komputasional. Identifikasi lektin dilakukan melalui analisis proteom LCHRMS/
MS terhadap daging buah pisang Musa balbisiana dan Musa troglodytarum
pada tingkat kematangan Peel Color Index (PCI) 6. Hasil analisis proteomik terhadap
pisang M. troglodytarum dan M. balbisiana secara berturut-turut menunjukkan
sebanyak 1093 dan 322 kelompok protein yang teridentifikasi. Pada M. troglodytarum
dan M. balbisiana secara berturut-turut, sebanyak 3.8% dan 12.4% dari total proteom
merupakan kelompok lektin serta 7 dan 8 lektin di antaranya merupakan BanLec.
Selanjutnya urutan asam amino BanLec diseleksi berdasarkan motif pengikat
karbohidrat, dimodelkan 3D dengan SWISS-MODEL, dievaluasi dengan MolProbity,
dan dilakukan studi penambatan molekuler terhadap Man?–Man?GlcNAc? yang
dilaporkan meningkat pada kanker payudara menggunakan HADDOCK 2.4. Kompleks
terbaik disimulasikan selama 100 ns dalam GROMACS dengan parameter
CHARMM36m, diikuti perhitungan energi bebas ikatan dan dekomposisi energi
MM/PBSA. BanLec B dan T membentuk kompleks paling stabil dengan Man?GlcNAc?
dan Man7GlcNAc? (?G mencapai ?33.44±6.68 dan ?31.32±7.24 kkal mol?¹). Hal ini
didorong oleh kontribusi van der Waals dan elektrostatik yang tinggi, sementara seluruh
BanLec berinteraksi lemah dengan Man6GlcNAc? (?G hingga ?1,6 kkal mol?¹). Semua
kompleks tetap stabil secara konformasional dengan RMSD backbone sekitar 1,25–1,75
Å dan radius girasi yang kompak selama 100 ns. Secara keseluruhan, penelitian ini
menunjukkan bahwa BanLec B dan T teridentifikasi melalui analisis proteomik; mamp
mengenali N-glikan tinggi manosa secara stabil; dan dapat diaplikasikan sebagai
platform diagnostik berbasis lektin, seperti antibody-lectin sandwich assay.
Perpustakaan Digital ITB