Penelitian ini berfokus pada perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di
Yogyakarta yang responsif terhadap isu psikososial di lingkungan medis. Melalui
penerapan prinsip Trauma-Informed Design (TiD), rancangan ini hadir sebagai
solusi atas risiko retraumatisasi pada kelompok ibu dan anak yang sering kali dipicu
oleh pengaturan spasial yang tidak memadai. Metodologi yang digunakan
merupakan kerangka kerja integratif; menyinergikan data kualitatif TiD dengan
prinsip User-Centered Design (UCD), yang kemudian divalidasi secara teknis
melalui pendekatan Evidence-Based Design (EBD). Implementasi desain dilakukan
pada tapak di kawasan Sleman, Yogyakarta dengan mengoptimalkan karakteristik
iklim mikro setempat sebagai elemen restoratif alami. Strategi perancangan ini
menyelaraskan standar regulasi kesehatan dengan inovasi arsitektural guna
menjaga kualitas desain yang komprehensif. Pada akhirnya, studi ini diproyeksikan
untuk mentransformasi standar fisik fasilitas kesehatan menjadi lingkungan yang
lebih humanis, yang mampu mereduksi hambatan psikologis sekaligus
mengakselerasi proses pemulihan pasien secara berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB