digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini berfokus pada perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Yogyakarta yang responsif terhadap isu psikososial di lingkungan medis. Melalui penerapan prinsip Trauma-Informed Design (TiD), rancangan ini hadir sebagai solusi atas risiko retraumatisasi pada kelompok ibu dan anak yang sering kali dipicu oleh pengaturan spasial yang tidak memadai. Metodologi yang digunakan merupakan kerangka kerja integratif; menyinergikan data kualitatif TiD dengan prinsip User-Centered Design (UCD), yang kemudian divalidasi secara teknis melalui pendekatan Evidence-Based Design (EBD). Implementasi desain dilakukan pada tapak di kawasan Sleman, Yogyakarta dengan mengoptimalkan karakteristik iklim mikro setempat sebagai elemen restoratif alami. Strategi perancangan ini menyelaraskan standar regulasi kesehatan dengan inovasi arsitektural guna menjaga kualitas desain yang komprehensif. Pada akhirnya, studi ini diproyeksikan untuk mentransformasi standar fisik fasilitas kesehatan menjadi lingkungan yang lebih humanis, yang mampu mereduksi hambatan psikologis sekaligus mengakselerasi proses pemulihan pasien secara berkelanjutan.