Twitter merupakan salah satu platform media sosial yang banyak digunakan
masyarakat untuk menyampaikan opini dan respons terhadap isu publik secara
cepat, sehingga diperlukan metode yang mampu memantau kecenderungan
sentimen masyarakat secara real time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
sentimen masyarakat pada platform Twitter menggunakan algoritma IndoBERT
dengan tiga variasi aktivasi, yaitu No Activation, GELU, dan Tanh, guna
memberikan gambaran kecenderungan isu publik terhadap suatu topik. Metode
yang digunakan meliputi pengumpulan data tweet melalui proses crawling
berdasarkan kata kunci tertentu, pelabelan data ke dalam kategori sentimen positif,
netral, dan negatif, kemudian dilakukan fine-tuning model IndoBERT pada dataset
berlabel. Model yang dihasilkan diimplementasikan ke dalam sistem berbasis
antarmuka untuk memproses data Twitter dan menghasilkan prediksi sentimen
secara langsung. Evaluasi dilakukan tidak hanya menggunakan hasil prediksi
sentimen, tetapi juga dengan analisis perilaku keyakinan model melalui confidence
score, logit margin, serta distribusi entropy untuk mengukur tingkat ketidakpastian
prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IndoBERT dengan tiga variasi
aktivasi mampu digunakan untuk prediksi sentimen secara real time dan
memberikan gambaran kecenderungan sentimen masyarakat terhadap topik yang
dianalisis. Perbedaan aktivasi memengaruhi karakter prediksi, terutama pada
kestabilan output dan tingkat ketidakpastian, di mana Tanh cenderung
menghasilkan prediksi lebih stabil, GELU lebih kuat dalam membentuk keputusan
tegas pada sampel yang jelas, dan No Activation lebih sering berada pada kondisi
borderline pada teks ambigu. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa
IndoBERT dengan variasi aktivasi dapat digunakan sebagai solusi analisis sentimen
real time untuk memantau opini publik pada isu tertentu di Twitter.
Perpustakaan Digital ITB