ABSTRAK Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Aufa Dirham Hafizh
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Identifikasi jenis material dan jari-jari nanopartikel merupakan permasalahan
inversi yang penting dalam karakterisasi optik karena kedua parameter tersebut
menentukan respons optik cahaya nanopartikel. Teori Mie memungkinkan
spektrum penampang optik dihitung secara akurat sehingga dapat dimanfaatkan
sebagai dasar identifikasi material dan estimasi jari-jari. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan model Artificial Neural Network (ANN) untuk mengidentifikasi
jenis material sekaligus mengestimasi jari-jari nanopartikel berdasarkan spektrum
penampang optik. Dataset dibangkitkan melalui simulasi Teori Mie untuk empat
jenis material, yaitu emas, tembaga, silikon, dan germanium, dengan variasi jarijari serta penambahan konvolusi Gaussian dan derau untuk merepresentasikan
kondisi pengukuran. Selain itu, dikembangkan strategi pemilihan jari-jari pelatihan
berdasarkan karakteristik perubahan spektrum serta metode refinement untuk
meningkatkan hasil prediksi ANN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model
ANN mampu mengidentifikasi jenis material dan mengestimasi jari-jari
nanopartikel pada data simulasi. Metode refinement meningkatkan kualitas hasil
prediksi, sedangkan strategi pemilihan jari-jari pelatihan berhasil diterapkan dan
dievaluasi sebagai salah satu pendekatan dalam pembentukan dataset. Penelitian ini
menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pembelajaran mesin berpotensi
digunakan untuk menyelesaikan permasalahan inversi penampang optik
nanopartikel.
Perpustakaan Digital ITB