Di suatu perusahaan yang menggunakan teknologi informasi, terkadang terdapat hambatan yang muncul dari pemanfaatan teknologi informasi yaitu masalah yang terjadi pada perangkat jaringan seperti router, switch, server, dan device jaringan lainnya. Sistem jaringan suatu perusahaan juga dapat diserang oleh Denial of Service (DOS). Diantara serangan DOS adalah dengan membanjiri server perusahaan atau lalu lintas jaringan dengan dummy packet yang sangat banyak. Halhal tersebut tentu menghambat kinerja jaringan dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan yang menggunakan perangkat jaringan.
Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah Sistem Pemantauan Jaringan (Network Monitoring System) menggunakan protokol NetFlow dan sFlow. Sistem Pemantauan Jaringan merupakan penggunaan sistem yang melakukan pemantauan (monitoring) pada jaringan komputer disuatu perusahaan. Sistem Pemantauan Jaringan memiliki fungsi untuk melakukan pemantauan (monitoring) terhadap sebuah jaringan, dimana hasil dari pemantauan (monitoring) tersebut biasanya dijadikan bahan dalam pengambilan keputusan oleh pihak manajemen perusahaan, dan digunakan juga oleh sistem administrator (network engineer) untuk menganalisis keadaan jaringan komputer di suatu perusahaan.
Dalam proses pembuatan Sistem Pemantauan Jaringan (Network Monitoring System) menggunakan protokol NetFlow dan sFlow dibutuhkan aliran data (flow data) dari berbagai macam protokol untuk membuktikan prinsip kerja dari protokol yang digunakan. Namun di real network, aliran data (flow data) yang ada belum tentu bervariasi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu tool untuk membuat aliran data yang lebih bervariasi seperti protokol ICMP, TCP, dan UDP. Tool yang biasa digunakan untuk membuat aliran data adalah Generator Paket (Packet Generator). Generator Paket dapat dibuat dengan memanfaatkan Scapy. Tugas Akhir ini menjelaskan bagaimana langkah-langkah membuat sebuah Generator Paket menggunakan Scapy untuk simulasi Sistem Pemantauan Jaringan yang menggunakan protokol NetFlow dan sFlow.
Perpustakaan Digital ITB