digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Tingginya intensitas lalu lintas kereta api di kawasan perkotaan mendorong kebutuhan akan pemeliharaan yang optimal. Pemeliharaan kualitas infrastruktur rel sangat bergantung pada pengukuran yang akurat terhadap profil vertikal rel, yang sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang kereta api. Metode tradisional untuk memantau profil rel, seperti Track Recording Vehicle (TRV), memerlukan kendaraan khusus dan dapat mengganggu operasi layanan kereta api reguler. Tugas akhir sarjana ini mengusulkan pendekatan alternatif: penentuan profil vertikal rel menggunakan metode inersial. Metodologi yang digunakan berbasis pada model interaksi dinamis antara kereta dan rel menggunakan data percepatan vertikal yang diukur pada bogie dan carbody kereta sebagai input. Percepatan ini kemudian diproses menggunakan teknik transformasi Fourier menggunakan domain frekuensi untuk menghitung ketidakrataan rel. Kemudian, solusi tersebut dikembalikan ke domain waktu melalui transformasi Fourier terbalik. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan perkiraan profil rel dengan akurasi yang cukup untuk mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan. Hal ini dapat dicapai dengan memasang sensor secara langsung pada kereta api yang beroperasi secara reguler, sehingga tidak memerlukan kendaraan tambahan seperti TRV. Metode ini menawarkan solusi yang lebih efisien, tidak mengganggu jadwal kereta reguler, lebih terintegrasi untuk pemantauan kondisi rel secara berkelanjutan, dan juga mengurangi biaya maintenance.