Keterlibatan karyawan merupakan faktor krusial yang memengaruhi kinerja dan retensi tenaga kerja, khususnya pada perusahaan jasa pendidikan yang didominasi oleh karyawan Generasi Z. Berdasarkan data historis tingkat perputaran karyawan perusahaan, tercatat tingkat turnover yang tinggi sebesar 23% pada tahun 2022. Meskipun angka ini menurun signifikan menjadi 11% pada tahun 2024, kembali meningkat menjadi 19% pada tahun 2025, menunjukkan tantangan yang terus-menerus dalam retensi karyawan dan menandakan perlunya strategi pengembangan talenta yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kunci keterlibatan karyawan serta menentukan prioritas strategis dengan menggunakan Multiple Linear Regression (MLR) dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi variabel fokus utama. Data dari 260 karyawan digunakan untuk menguji lima faktor keterlibatan: Kepuasan & Makna Kerja (Job Satisfaction & Meaningfulness, JSM), Kepemimpinan & Dukungan Manajerial (Leadership & Managerial Support, LMS), Tim & Lingkungan Kerja (Team & Work Environment,
TWE), Penghargaan–Pengakuan & Keseimbangan Kehidupan-Kerja (Reward– Recognition & Work-Life Balance, RRWB), serta Pertumbuhan, Pengembangan & Pemberdayaan (Growth, Development & Enablement, GDE). Hasil MLR menunjukkan bahwa GDE merupakan prediktor terkuat keterlibatan karyawan, menekankan pentingnya pengembangan kemampuan yang terstruktur bagi tenaga kerja yang didominasi Generasi Z. Analisis IPA lebih lanjut menunjukkan bahwa GDE berada pada Kuadran I (Penting Tinggi – Kinerja Rendah), menandakan adanya kesenjangan kinerja kritis yang memerlukan intervensi segera. Untuk mengatasinya, penelitian ini mengusulkan Program Pengembangan Talenta berbasis model pembelajaran 70:20:10, yang menggabungkan pelatihan formal, pembelajaran sosial, dan pengembangan di tempat kerja. Kerangka ini menawarkan pendekatan berbasis data untuk meningkatkan kapabilitas karyawan, memperkuat keterlibatan, dan mengurangi fluktuasi turnover, mendukung keberlanjutan organisasi jangka panjang Edulab.
Perpustakaan Digital ITB