Persaingan industri pendidikan berbasis teknologi (edtech) di Indonesia semakin ketat, sementara Zenius Education menghadapi tantangan dalam memperkuat brand awareness di kalangan siswa sekolah menengah atas (SMA). Padahal, Zenius memiliki keunggulan sebagai salah satu pelopor bimbingan belajar online dengan bank konten yang besar dan pendekatan pedagogi yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun usulan strategi integrated marketing communication (IMC) serta bauran pemasaran (4P) dengan fokus pada aspek promotion dan place berbasis social media marketing untuk meningkatkan brand awareness Zenius Education.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan manajer pemasaran Zenius dan calon pengguna (siswa SMA), serta pemanfaatan data pemasaran internal. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dengan bantuan NVivo untuk menjawab dua rumusan masalah utama, yaitu perumusan strategi IMC dan rancangan strategi konten media sosial yang relevan bagi target audiens.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa konten berdurasi singkat, relevan dengan kebutuhan ujian, serta menonjolkan kejelasan pedagogi Zenius, yang dipadukan dengan ajakan bertindak menuju produk seperti bank soal, tryout, dan free trial, mampu mendorong attention, brand recall, dan niat mencoba layanan. Instagram muncul sebagai kanal utama untuk membangun brand awareness melalui kombinasi konten always-on, kampanye tematik musiman, dan dukungan sales promotion. Penelitian ini menghasilkan usulan blueprint strategi IMC yang menekankan konsistensi pesan lintas kanal, pemanfaatan Instagram sebagai direct marketing channel, serta rekomendasi kalender konten dan taktik promosi yang dapat digunakan Zenius untuk mengoptimalkan kinerja brand awareness.
Perpustakaan Digital ITB