Campaign manufacturing merupakan strategi produksi yang digunakan di industri
farmasi untuk meningkatkan efisiensi melalui pembuatan beberapa batch produk
yang sama secara berurutan. Namun, ketentuan jumlah batch dalam
satu campaign perlu didukung oleh evaluasi berbasis data proses dan risiko mutu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi robustness campaign
manufacturing pada salah satu produk kapsul melalui parameter proses, Critical
Quality Attributes, analisis statistik, dan Quality Risk Management. Penelitian
dilakukan secara retrospektif menggunakan data historis dari 3 Campaign
manufacturing, masing-masing terdiri dari 5 batch, sehingga total data yang
dianalisis sebanyak 15 batch. Tahap proses yang dievaluasi
meliputi compound, filling kapsul, dan stripping. Analisis dilakukan menggunakan
statistik deskriptif, trend analysis, I-MR chart, Capability Analysis berdasarkan
Cpk, Failure Mode and Effects Analysis, serta analisis komparatif capability
process pada skenario campaign tiga, empat, dan lima batch. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa seluruh parameter proses dan Critical Quality
Attributes memenuhi spesifikasi atau kriteria penerimaan serta tidak menunjukkan
tren penurunan mutu yang konsisten hingga batch ke-5. Analisis komparatif
menunjukkan bahwa skenario tiga batch menghasilkan nilai Cpk tertinggi pada
seluruh parameter yang dievaluasi dibandingkan skenario empat dan lima batch.
Hasil FMEA menunjukkan sebagian besar risiko berada pada kategori rendah,
dengan risiko sedang pada kadar filling, suhu sealing blank, dan reject strip.
Dengan demikian, campaign manufacturing hingga lima batch masih dapat
diterapkan, namun pembatasan campaign menjadi maksimal tiga batch berpotensi
meningkatkan kapabilitas proses dan layak dipertimbangkan sebagai alternatif
kebijakan berdasarkan kajian operasional lebih lanjut.
Perpustakaan Digital ITB