digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Investor mulai melirik aset alternatif seperti barang koleksi (collectibles) sebagai sarana diversifikasi portofolio, dan pasar Pokémon Trading Card Game (TCG) telah berkembang menjadi industri global yang signifikan. Meskipun mengalami pertumbuhan yang pesat, belum ada studi sistematis yang mengevaluasi kartu Pokémon TCG menggunakan metrik teori portofolio standar. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan analisis deskriptif komparatif kuantitatif terhadap kinerja finansial pasar Pokémon TCG dibandingkan dengan S&P 500, Emas, dan Bitcoin selama periode Juni 2004–Juni 2026, menggunakan Card Ladder Pokémon Index sebagai sumber data utama. Dengan menggunakan 264 observasi return bulanan (191 observasi untuk Bitcoin), penelitian ini menghitung Compound Annual Growth Rate (CAGR) nominal, standar deviasi tahunan (annualized), Sharpe Ratio, korelasi Pearson berpasangan, serta Beta, Alpha, dan R-squared yang diturunkan dari CAPM, dilengkapi dengan pembahasan kualitatif berbasis peristiwa (event-based) mengenai faktor pendorong permintaan yang bersifat perilaku dan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Pokémon TCG mencatatkan CAGR nominal sebesar 21,2%, melampaui S&P 500 (8,9%) dan Emas (11,2%), dengan standar deviasi tahunan sebesar 24,9%. Berbeda dari dugaan awal, volatilitas yang lebih tinggi ini tidak berujung pada kinerja risk-adjusted yang lebih rendah: Indeks tersebut mencatatkan Sharpe Ratio sebesar 0,73, setara dengan Bitcoin dan melampaui S&P 500 (0,40) maupun Emas (0,47). Korelasi terhadap ketiga aset benchmark tercatat mendekati nol (? = 0,130, ?0,062, dan 0,037 secara berturut-turut), dan estimasi CAPM menghasilkan Beta yang rendah (0,2196), Alpha tahunan yang positif (16,91%), serta R-squared yang rendah (1,70%), yang mengindikasikan bahwa return tersebut didorong secara dominan oleh faktor idiosinkratik, bukan oleh faktor risiko sistematis pasar. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa kartu Pokémon TCG merupakan aset investasi alternatif yang layak, dengan return risk-adjusted yang kompetitif serta potensi diversifikasi portofolio yang signifikan. Kata Kunci: Pokémon TCG, investasi alternatif, barang koleksi, Sharpe Ratio, CAPM, diversifikasi portfolio