2012_SK_PP_Mulham Anugrah Mubarak_19009138_Full Text
PUBLIC Open In Flipbook Wiwik Istiyarini
PT Adaro Energy Tbk adalah salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia. Perusahaan ini saat ini menempati peringkat kedua sebagai salah satu produsen batubara termal. Perusahaan ini telah beroperasi sejak 1992 d Kalimantan Selatan, tetapi pada saat itu perusahaan ini masih merupakan perusahaan kecil yang bergerak di sektor pertambangan batu bara. Perusahaan ini didirikan pada awalnya dengan nama PT Padang Karunia pada 2004. Kemudian, pada 18 April 2008, PT Padang Karunia berganti nama menjadi PT Adaro Energy Tbk ketika menyiapkan untuk proses go public dengan melakukan IPO. Perusahaan ini meluncurkan penwaran publiknya pada periode 8 Juli sampai 10 Juli 2008 dan terdaftar di BEJ pada 16 Juli 2008 dengan PT Danatama sebagai underwriter.
Ketika didirikam pada 28 Juli 2004, PT adaro Energy Tbk memiliki modal dasar sebesar Rp 8.000.000.000,00. Dari tahun ke tahun sejak didirikan, PT Adaro Energy Tbk memiliki performa yang sangat baik. Pada 2010, produksinya mencapai 42,2 juta ton dan penjualannya mencapai 2,7 juta dollar Perusahaan ini mengharapkan pada 2012, produksinya meningkat menjadi 30-50 juta ton batubara, dengan EBITDA sebesar 1,3-1,5 juta dollar. Sementara itu, pada Desember 2011, Adaro mengirim E 4000(Wara) ke Hongkong. Ini menambah basis pelanggan batubara jenis E 4000 yang kemudian menyebar dan tumbuh dengan pesat di India, China, Korea Selatan, Thailand dan Indonesia. Dari portfolio performa PT Adaro Energy Tbk, perusahaan ini memiliki performa yang sangat baik dalam menjalankan bisnisnya.
Sebuah perusahaan dengan performa yang sudah baik tentunya harus menjaga pefroma tersebut dan meningkatkan performanya. Oleh karena itu, sebuah valuation diperlukan untuk mengetahui nilai dari perusahaan tersebut dan bagaimana cara meningktakan value dari perusahaan tersebut. Dalam sipsi ini, penulis akan menghitung value dari PT Adaro Energy Tbk dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan valuenya. Penulis akan menggunakan tiga pendekatan, yaitu asset-based approach, income approach dan market approach. Penulis juga akan menghitung perkiraan harga saham dari value yang sudah ditentukan dari masing-masing pendekatan tersebut. Dalam menghitung value perusahan, penulis akan menggunakan data sekunder, yaitu laporan keuangan konsolidasi yang disebarkan untuk publik. Penulis juga akan menggunakan teori-teori dari referensi seperti buku-buku dan dari webstie mngenai penilaian perusahaan. Setelah mendapatkan value perusahaan, penulis akan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan value dari PT Adaro Energy Tbk.
Kata Kunci: Valuation, Discounted Cash Flow, Asset-Based, Market Approach
Perpustakaan Digital ITB