Produksi terpenoid melalui ekspresi heterolog jalur mevalonat pada Bacillus subtilis berpotensi
terhambat oleh aktivitas enzim asetoasetil-KoA tiolase degradatif yang dikode oleh mmgA. Jika
ekspresi mmgA meningkat sebagai respons terhadap overekspresi jalur mevalonat, ketersediaan
asetoasetil-KoA sebagai substrat awal jalur tersebut berpotensi berkurang sehingga menghambat
produksi mevalonat. Penelitian ini bertujuan menganalisis ekspresi heterolog gen mvaE dan mvaS
yang merupakan bagian atas jalur mevalonat dalam B. subtilis strain 1A1 yang membawa plasmid
pHCMC04-ES menggunakan metode RT-qPCR. Penelitian ini juga mengevaluasi respons transkripsi
mmgA terhadap overekspresi mvaE dan mvaS, dengan gyrA digunakan sebagai gen referensi. RNA
total diisolasi menggunakan Zymo Quick-RNA Plant Miniprep Kit dengan modifikasi lisis MagZol dan
perlakuan menggunakan DNase secara in-column. Ekspresi gen dianalisis menggunakan metode
2
(???Cq). Hasil menunjukkan bahwa mvaS terekspresikan pada strain 1A1-pHCMC04ES, sedangkan
mmgA tidak menunjukkan perbedaan yang berarti (fold change ~0,98). Hasil analisis terhadap
ekspresi mvaE bersifat indikatif karena efisiensi primernya tidak memenuhi kriteria penerimaan. Hal
ini mengindikasikan bahwa bagian atas jalur mevalonat telah terekspresikan pada B. subtilis.
Berlawanan dengan dugaan awal, ekspresi heterolog jalur mevalonat tidak mempengaruhi ekspresi
mmgA pada kondisi yang diuji.
Perpustakaan Digital ITB