digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Produksi terpenoid melalui ekspresi heterolog jalur mevalonat pada Bacillus subtilis berpotensi terhambat oleh aktivitas enzim asetoasetil-KoA tiolase degradatif yang dikode oleh mmgA. Jika ekspresi mmgA meningkat sebagai respons terhadap overekspresi jalur mevalonat, ketersediaan asetoasetil-KoA sebagai substrat awal jalur tersebut berpotensi berkurang sehingga menghambat produksi mevalonat. Penelitian ini bertujuan menganalisis ekspresi heterolog gen mvaE dan mvaS yang merupakan bagian atas jalur mevalonat dalam B. subtilis strain 1A1 yang membawa plasmid pHCMC04-ES menggunakan metode RT-qPCR. Penelitian ini juga mengevaluasi respons transkripsi mmgA terhadap overekspresi mvaE dan mvaS, dengan gyrA digunakan sebagai gen referensi. RNA total diisolasi menggunakan Zymo Quick-RNA Plant Miniprep Kit dengan modifikasi lisis MagZol dan perlakuan menggunakan DNase secara in-column. Ekspresi gen dianalisis menggunakan metode 2 (???Cq). Hasil menunjukkan bahwa mvaS terekspresikan pada strain 1A1-pHCMC04ES, sedangkan mmgA tidak menunjukkan perbedaan yang berarti (fold change ~0,98). Hasil analisis terhadap ekspresi mvaE bersifat indikatif karena efisiensi primernya tidak memenuhi kriteria penerimaan. Hal ini mengindikasikan bahwa bagian atas jalur mevalonat telah terekspresikan pada B. subtilis. Berlawanan dengan dugaan awal, ekspresi heterolog jalur mevalonat tidak mempengaruhi ekspresi mmgA pada kondisi yang diuji.