digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Nicholas Yogaswara [17522005]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki kekayaan material alam seperti rotan dan bambu yang terus dikembangkan dalam ranah desain produk dan furnitur. Rotan dikenal sebagai material yang ringan dan fleksibel, sedangkan bambu rekayasa khususnya bambu laminasi menawarkan konsistensi dimensi dan kekuatan struktural sehingga berpotensi menjadi alternatif material furnitur yang berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada eksplorasi sambungan untuk sistem furnitur stackable berbasis kombinasi material rotan dan bambu rekayasa melalui pendekatan riset kualitatif serta eksperimentasi material. Metode penelitian meliputi studi preseden, wawancara dengan pengrajin dan desainer, observasi lapangan, serta pembuatan modul untuk menguji karakteristik, kekuatan, dan kemungkinan konfigurasi sambungan yang mendukung konsep perakitan dan pembongkaran yang mudah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses eksplorasi sambungan yang berjalan paralel dengan pengembangan desain memberikan peluang terbentuknya bahasa desain baru yang menggabungkan nilai estetika, kekuatan, dan karakter kerajinan dari kedua material, serta menawarkan alternatif furnitur berkelanjutan dalam konteks kebutuhan pasar modern dan efisiensi distribusi stackable.