Pembangunan pesisir berskala besar (coastal megaproject) dan reklamasi di Teluk
Jakarta telah menyebabkan perubahan ruang dan lingkungan pesisir yang
mempengaruhi penghidupan masyarakat nelayan di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan penghidupan nelayan akibat
pembangunan pesisir berskala besar dengan melihat tiga kelompok aset
penghidupan, yaitu aset fisik dan finansial, aset sumber daya alam, serta aset
relasional. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain
deskriptif-historis. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam,
observasi lapangan, dan pengamatan citra satelit. Data kuantitatif dianalisis secara
deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase, sedangkan data kualitatif
dianalisis melalui content analysis menggunakan tahapan coding.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa reklamasi dan pembangunan pesisir telah
mengubah kondisi penghidupan nelayan melalui perubahan pada aset produksi,
sumber daya laut, serta hubungan sosial dan kelembagaan. Pada aset fisik dan
finansial, perubahan terlihat dari meningkatnya biaya operasional, bertambahnya
jarak melaut, perubahan penggunaan perahu dan alat tangkap, serta menurunnya
pendapatan akibat berkurangnya hasil tangkapan. Sebanyak 96% responden
menilai reklamasi berpengaruh sangat signifikan terhadap kondisi finansial rumah
tangga. Pada aset sumber daya alam, perubahan lingkungan perairan dan
berkurangnya wilayah tangkap berdampak pada penurunan produktivitas sumber
daya perikanan. Sementara itu, aset relasional masih bertahan melalui hubungan
antarnelayan dan kelompok usaha, meskipun akses terhadap bantuan pemerintah
dan keterlibatan dalam kelompok maupun pengambilan keputusan masih terbatas.
Kondisi tersebut mendorong nelayan melakukan penyesuaian, seperti mencari
wilayah tangkap baru, mengubah alat tangkap, menjadi anak buah kapal, danv
melakukan pekerjaan sampingan. Reklamasi tidak hanya mengubah kondisi fisik
pesisir, tetapi juga memengaruhi kapasitas nelayan dalam mempertahankan
penghidupan berbasis perikanan.
Perpustakaan Digital ITB