digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pembangunan pesisir berskala besar (coastal megaproject) dan reklamasi di Teluk Jakarta telah menyebabkan perubahan ruang dan lingkungan pesisir yang mempengaruhi penghidupan masyarakat nelayan di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan penghidupan nelayan akibat pembangunan pesisir berskala besar dengan melihat tiga kelompok aset penghidupan, yaitu aset fisik dan finansial, aset sumber daya alam, serta aset relasional. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif-historis. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan pengamatan citra satelit. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui content analysis menggunakan tahapan coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reklamasi dan pembangunan pesisir telah mengubah kondisi penghidupan nelayan melalui perubahan pada aset produksi, sumber daya laut, serta hubungan sosial dan kelembagaan. Pada aset fisik dan finansial, perubahan terlihat dari meningkatnya biaya operasional, bertambahnya jarak melaut, perubahan penggunaan perahu dan alat tangkap, serta menurunnya pendapatan akibat berkurangnya hasil tangkapan. Sebanyak 96% responden menilai reklamasi berpengaruh sangat signifikan terhadap kondisi finansial rumah tangga. Pada aset sumber daya alam, perubahan lingkungan perairan dan berkurangnya wilayah tangkap berdampak pada penurunan produktivitas sumber daya perikanan. Sementara itu, aset relasional masih bertahan melalui hubungan antarnelayan dan kelompok usaha, meskipun akses terhadap bantuan pemerintah dan keterlibatan dalam kelompok maupun pengambilan keputusan masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong nelayan melakukan penyesuaian, seperti mencari wilayah tangkap baru, mengubah alat tangkap, menjadi anak buah kapal, danv melakukan pekerjaan sampingan. Reklamasi tidak hanya mengubah kondisi fisik pesisir, tetapi juga memengaruhi kapasitas nelayan dalam mempertahankan penghidupan berbasis perikanan.