digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Aozora Amani Badruddin
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Polimer adalah salah satu jenis material yang banyak digunakan dalam beberapa dekade ke belakang. Salah satu polimer yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi merupakan polipropilen. Selain aplikasinya sebagai bahan packaging, poliproilen memiliki aplikasi lain yaitu dalam bidang tribologi karena sifatnya yang ulet, tahan panas, serta harga produksi yang murah. Untuk mengevaluasi ketahanan aus polimer dalam kondisi three-body wear, diperlukan alat dan prosedur pengujian yang mampu menguji pengaruh berbagai faktor terhadap performa material polimer. Mengacu pada standar ASTM B611-21, Alat pengujian Three-body wear dirancang dan dirakit dengan adaptasi tertentu untuk mengakomodasi pengujian pada material polimer. Pengujian awal dilakukan untuk menentukan parameter dan variabel yang dapat menghasilkan wear track yang memiliki ukuran memuaskan agar mudah diobservasi. Pengujian aus dilakukan dengan parameter kecepatan rotasi 2000±200 rpm tanpa pembebanan tambahan, dan variabel dalam temperatur dan jenis slurry yang digunakan. Hasil pengujian dievaluasi secara visual, menggunakan mikroskop, berdasarkan kehilangan volume selama pengujian, dan melalui karakterisasi FTIR untuk mendeteksi terjadinya degradasi selama pengujian. Observasi wear track menunjukkan berbagai pola keausan berdasarkan slurry yang digunakan, dan wear track yang dihasilkan menunjukkan bahwa sampel mengalami kehilangan massa meningkat hingga 234% seiring peningkatan temperatur, dengan penambahan abrasif tanah meningkatkan kehilangan massa sebesar 365% pada temperatur ruang. Karakterisasi menggunakan FTIR tidak menunjukkan adanya degradasi selama pengujian, namun durasi pengujian yang pendek mungkin tidak cukup untuk mengevaluasi terjadinya degradasi dalam jangka panjang.