Abstrak - Ris'ad Rizqi Ramadhan Leksono
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB I - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB VI - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN - Ris'ad Rizqi Ramadhan L.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Infrastruktur jalan raya sering kali mengalami degradasi struktural prematur berupa retak lelah (fatigue cracking) dan deformasi vertikal (rutting) jauh sebelum tercapainya usia layan rencana. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh seperti beban gandar berlebih (overloading), volume lalu lintas yang melampaui prediksi, serta sistem drainase yang buruk yang menyebabkan infiltrasi air ke dalam lapis perkerasan. karakteristik tanah dasar ekspansif yang memiliki kembang-susut tinggi, juga dapat mengakibatkan kegagalan jalan sebelum mencapai umur layannya.
Untuk memitigasi risiko kerusakan dini tersebut, dilakukan pendekatan perancangan melalui metode Mekanis-Empiris dengan merujuk pada panduan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2024. Guna memvalidasi efektivitasnya, konfigurasi struktur perkerasan yang terpilih kemudian dianalisis perbandingan umur layannya menggunakan dua pendekatan yang berbeda: analisis mekanistik melalui perangkat lunak KENPAVE untuk mengevaluasi respons regangan (strain) dan tegangan (stress) internal, serta metode empiris AASHTO 1993 yang berbasis pada indeks daya dukung dan koefisien relatif bahan.
Perpustakaan Digital ITB