Penelitian ini mengevaluasi kajian konseptual neutronik bahan bakar siklus thorium
untuk konteks PWR modular kecil melalui simulasi Monte Carlo OpenMC. Model
yang digunakan adalah sel pin tak hingga pada kisi persegi berbasis geometri
PWR, dengan bahan bakar homogen ThO2ÂUO2 yang merepresentasikan ThÂ232
sebagai isotop fertil dan UÂ233 sebagai isotop fisil utama. Studi ini juga
menguji penambahan racun bakar homogen PaÂ231 dan NpÂ237 dalam bentuk PaO2
dan NpO2. Simulasi pembakaran dilakukan selama 3600 hari pada rapat daya
volumetrik konstan 50 kW/L dengan temperatur dan densitas material tetap. Survei
parametrik mencakup fraksi volume bahan bakar 33,2 %–60,0 %, fraksi atomik
awal UO2 4,0 ao%–6,0 ao%, serta fraksi atomik awal PaO2 0,5 ao%–2,0 ao% dan
NpO2 0,5 ao%–1,0 ao%. Hasil menunjukkan bahwa fraksi volume bahan bakar
yang lebih besar menurunkan faktor multiplikasi awal, mendatarkan perubahan
faktor multiplikasi selama pembakaran, mengeraskan spektrum neutron, dan
meningkatkan kecenderungan konversi ThÂ232 menjadi UÂ233. Fraksi atomik
awal UO2 yang lebih tinggi menaikkan faktor multiplikasi, tetapi tidak selalu
menguntungkan bagi konservasi UÂ233 dan rasio konversi. Penambahan PaÂ231
dan NpÂ237 menurunkan reaktivitas awal dan dapat meningkatkan rasio konversi
UÂ233, dengan PaÂ231 memberikan efek penyerapan dan kecenderungan konversi
yang lebih kuat dalam rentang parameter yang diuji. Dalam batasan model
sel pin tak hingga, asumsi temperatur tetap, dan tanpa analisis teras penuh
maupun termalhidraulik, hasil ini menunjukkan potensi neutronik awal bahan bakar
ThO2ÂUO2 dengan racun bakar homogen untuk dikaji lebih lanjut dalam konteks
PWR pembakaran panjang.
Perpustakaan Digital ITB