digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Sekar Anindita Nurjadini
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Perjalanan secara berkelompok merupakan pola aktivitas wisata yang cukup umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia, tetapi aplikasi Online Travel Agency (OTA), termasuk Traveloka, masih mengadopsi model pemesanan yang berorientasi pada satu pengguna. Kondisi ini menyebabkan pemesan utama menanggung seluruh beban administratif, mulai dari pengumpulan data identitas anggota, penanggungan biaya di awal, hingga distribusi e-ticket secara manual, sementara anggota grup lainnya tidak memiliki akses langsung terhadap informasi pemesanan. Berdasarkan permasalahan tersebut, tugas akhir ini bertujuan merancang desain interaksi fitur group booking pada aplikasi Traveloka menggunakan pendekatan User- Centered Design (UCD) untuk memfasilitasi proses pemesanan dan akses informasi yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh anggota grup, yang terdiri atas Initiator sebagai pemesan utama yang membentuk sesi pemesanan bersama, dan Member sebagai anggota grup yang bergabung melalui tautan undangan. Proses perancangan diawali dengan analisis kebutuhan pengguna melalui survei dan wawancara, dilanjutkan dengan perancangan solusi, perancangan low-fidelity design, hingga highfidelity design yang diuji melalui dua iterasi usability testing. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan pada hampir seluruh metrik dari iterasi pertama ke iterasi kedua. Pada prototype Initiator, Task Completion Rate meningkat dari 96% menjadi 100%, rata-rata waktu penyelesaian task menurun dari 26,68 detik menjadi 13,13 detik, skor System Usability Scale (SUS) meningkat dari 90 menjadi 93, dan skor Single Ease Question (SEQ) meningkat dari 6,60 menjadi 6,88. Pada prototype Member, Task Completion Rate tetap 100% pada kedua iterasi, rata-rata waktu penyelesaian task menurun dari 13,99 detik menjadi 8,46 detik, skor SEQ meningkat dari 6,87 menjadi 6,93, skor SUS meningkat dari 93 menjadi 98, serta nilai Net Promoter Score (NPS) meningkat dari 80 menjadi 100. Hasil analisis kelayakan implementasi juga menunjukkan bahwa rancangan ini layak untuk diwujudkan menggunakan teknologi yang tersedia saat ini. Dengan demikian, rancangan desain interaksi fitur group booking yang dihasilkan dinilai telah memenuhi usability goals dan user experience goals yang ditetapkan pada tugas akhir ini.