digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 8 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 9 Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Matthew Ray Saroinsong
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Kepadatan lahan di DKI Jakarta mendorong pemanfaatan basement sebagai solusi ruang pada gedung perkantoran bertingkat, sementara posisi Indonesia di kawasan tektonik aktif mengharuskan seluruh sistem fondasi dan dinding basement dirancang tahan gempa. Tugas akhir ini merancang fondasi dalam berupa tiang bor untuk mendukung beban struktural gedung, serta dinding diafragma sebagai dinding basement yang berfungsi sebagai struktur penahan tanah untuk Proyek Gedung Perkantoran ABC di DKI Jakarta. Analisis parameter tanah dilakukan berdasarkan data SPT dan CPT dari lima titik borehole (BH-01 hingga BH-05), mencakup sudut geser dalam, undrained shear strength, modulus elastisitas, dan parameter konsolidasi, dengan kelas situs ditentukan sesuai SNI 8460:2017. Dinding basement dirancang menggunakan sistem dinding diafragma dengan ground anchor sebagai penopang lateral, dilaksanakan dengan metode bottom-up. Perancangan mencakup perhitungan tekanan lateral kondisi undrained dan drained, desain ground anchor, serta penulangan lentur dan geser. Verifikasi dilakukan dengan PLAXIS 2D menggunakan model Hardening Soil melalui beberapa iterasi untuk memperoleh desain optimal yang memenuhi faktor keamanan SF ? 1,5 dan batas defleksi lateral yang diizinkan. Fondasi dalam menggunakan tiang bor berdiameter 1 m sepanjang 40 m, dengan analisis kapasitas aksial dan lateral menggunakan perangkat lunak LPILE dan GROUP. Hasil desain menunjukkan bahwa dinding diafragma dan tiang bor yang dirancang memenuhi seluruh persyaratan keamanan struktural berdasarkan standar yang berlaku.