Perkembangan satelit nano berstandar CubeSat membuka peluang pelaksanaan misi
sains luar angkasa dengan biaya dan waktu pengembangan yang jauh lebih rendah
daripada satelit konvensional. Salah satu muatan sains yang menjanjikan untuk
platform tersebut adal
ah sensor kuantum keadaan padat berbasis pusat nitrogen
-
vacancy
(NV) pada intan, yang mampu bekerja pada suhu ruang tanpa sistem
pendingin kriogenik. Informasi magnetik pada sensor tersebut diekstraksi melalui
metode
optically detected magnetic resonance
(ODMR), yaitu dengan menyapu
frekuensi gelombang mikro di sekitar frekuensi
zero
-
field splitting
2,87 GHz sambil
mengamati penurunan intensitas fluoresens merah yang dipancarkan intan.
Penurunan tersebut hanya berorde beberapa persen sehingga menuntut subsistem
pembacaan optoelektronik (
readout
) dan subsistem akuisisi tersemat (
embedded
acquisition
) yang peka, ringkas, dan hemat daya agar sesuai dengan batasan ukuran,
berat, dan daya (
Size, Weight, and Power
) pada CubeSat. Tugas akhir ini bertujuan
merancang dan mengimplementasikan subsistem
readout
yang mengonversi
fluoresens NV
diamond
menjadi tegangan dalam rentang kerja linier konverter
analog
-
ke
-
digital, membangun subsistem
embedded acquisition
beralgoritma
oversampling
dan perataan untuk menekan variansi derau pada pengukuran tingkat
milivolt, serta mengevaluasi respons fungsional dan batas deteksi sistem
terintegrasi pada eksperimen ODMR
continuous
-
wave
untuk
payload
kuantum
CubeSat 3U berbasis komponen
Commercial Off
-
The
-
Shelf
.
Subsistem
readout
direalisasikan menggunakan fotodioda PIN BPW34 yang
menerima fluoresens merah setelah difilter oleh filter kaca
longpass
600 nm untuk
menahan sisa cahaya laser eksitasi 532 nm. Arus foto yang berorde nanoampere
dikonversi menjadi tegangan oleh pengondisi sinyal dua tahap berbasis penguat
operasional TL082, yaitu tahap
transimpedance amplifier
dengan resistor umpan
balik 1 M? dan tahap penguat pembalik dengan penguatan sekitar 47 kali.
Subsistem
embedded acquisition
disusun dengan arsitektur
master
-
slave
, yaitu
ESP32 DevKit V1 sebagai unit akuisisi data yang membaca ADC internal 12 bit
dan menjalankan
oversampling
sebanyak 100 sampel per titik pada karakterisasi
serta 10 sampel per titik pada sapuan cepat, serta Banana Pi M2+ sebagai komputer
utama yang mengatur frekuensi pemancar, mengirimkan karakter
trigger
melalui
ii
komunikasi serial UART berlaju 115200 bit/s, menyimpan data, dan menerapkan filtrasi Savitzky-Golay. Pengujian dilakukan dengan membandingkan konfigurasi readout dengan dan tanpa penguat transimpedansi, serta dengan menyapu frekuensi gelombang mikro dari 2,67 sampai 3,07 GHz pada 16 titik frekuensi.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan penguat transimpedansi
menghasilkan tegangan keluaran rata
-
rata 0,495 sampai 0,499 V, sedangkan
konfigurasi pasif tanpa penguatan hanya menghasilkan 0,054 sampai 0,115 V, yaitu
peningkatan sekitar 4,3 sa
mpai 9,2 kali sehingga titik kerja berada di dalam rentang
linier konverter analog
-
ke
-
digital. Simpangan baku pembacaan tercatat sebesar 2,6
sampai 3,9 mV pada data mentah dan menurun menjadi 1,3 sampai 1,9 mV setelah
perataan dan pemrosesan digital. Tiga
kali sapuan terintegrasi terselesaikan dengan
durasi sekitar 560 ms per sapuan, dengan anggaran waktu didominasi proses
retuning pemancar sebesar 35 ms per titik, sedangkan jalur akuisisi hanya
menyumbang sekitar 0,09 ms. Batas deteksi sistem terkuantifika
si sebesar 7,8
sampai 11,7 mV, setara dengan kontras fluoresens sekitar 1,6 sampai 2,4%, yaitu
berada pada orde yang sama dengan kontras ODMR
continuous
-
wave
yang
dilaporkan pada sistem berbiaya rendah sejenis. Sistem juga berhasil
mendemonstrasikan prinsip kerja ODMR melalui munculnya perubahan respons
tegangan ketika eksitasi laser dan penyapuan gelombang mikro diberikan secara
bersamaan. Penurunan respons y
ang berulang teramati pada rentang 2,79 sampai
2,85 GHz, yaitu berdekatan dengan frekuensi
zero
-
field splittin
g teoretis sebesar
2,87 GHz, dengan pengujian ketiga memperlihatkan pola yang paling mendekati
lembah tunggal. Hasil ini menunjukkan bahwa subsistem
readout
dan
embedded
acquisition
yang dikembangkan telah berfungsi sebagai
proof
-
of
-
concept
payload
kuantum berbasis NV
diamond
untuk CubeSat 3U, sekaligus mengidentifikasi
perlunya peningkatan akurasi posisi resonansi melalui optimasi sistem optik, rantai
gelombang mikro, dan implementasi rangkaian berbasis PCB pada penelitian
selanjutnya.
Perpustakaan Digital ITB