digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 8 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 9 Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Gabriel Lukas Antonius Roganda
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Perbedaan antara produksi minyak dengan kebutuhan minyak yang lebih tinggi di Indonesia membuat diperlukannya peningkatan proses eksplorasi dan produksi minyak di Indonesia terutama di sektor lepas pantai agar kebutuhan nasional dapat terpenuhi. Untuk mendukung proses ini maka diperlukan infrastruktur yang memadai yang salah satunya adalah anjungan lepas pantai. Lautan Indonesia yang termasuk dalam kriteria laut dangkal sehingga membuat struktur anjungan lepas pantai tipe jacket yang termasuk dalam tipe tetap menjadi pilihan. Pada Tugas Akhir ini dilakukan pemodelan dan analisis anjungan lepas pantai tipe jacket empat kaki. Analisis yang dilakukan adalah analisis in-service yang berisikan analisis in-place, analisis seismik, dan analisis fatigue dengan tujuan untuk memastikan keamanan struktur selama masa operasi yang seluruh analisis ini berdasarkan standar API RP 2A WSD 21st Edition dan apabila terjadi kegagalan maka harus dilakukan optimasi struktur. Kemudian dilakukan juga analisis jacket upending untuk mengetahui kekuatan struktur jacket dan skema jacket upending yang sesuai selama proses instalasi struktur jacket tersebut. Analisis jacket upending ini mengacu pada standar API RP 2A WSD 21st Edition dan DNV STN001. Hasil analisis in-service secara keseluruhan telah memenuhi kriteria standar yang digunakan dan pada analisis jacket upending telah didapatkan konfigurasi lifting dan tahapan upending yang sesuai dengan standar yang digunakan akan tetapi pada tahapan upending diperlukan dua internal ring stiffener pada 2 joint agar kriteria joint punching shear dapat terpenuhi.