digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini mengulas tentang bagaimana krisis yang disebabkan oleh pandemi dan perang dapat berdampak terhadap tingkat return indeks BISNIS-27 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengaruh peningkatan kasus harian, perang serta variabel lainnya terhadap return. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Sumber data penelitian ini adalah penambahan kasus mingguan Covid 19 di Indonesia selama 140 minggu dalam rentang waktu 2020 sampai dengan 2022 yang dilaporkan dan dikumpulkan dalam melalui kawalcovid19.id, price index BISNIS27 yang didapat dari Yahoo Finance. Untuk variabel perang Russia-Ukraina menggunakan variabel dummy, 0 untuk periode sebelum perang dan 1 saat meletusnya invasi pertama russia ke ukraina. Adapun variabel lain yang menjadi variabel kontrol berupa Oil Price, Gold Price, Federal Funds Rate, Exchange Rate dan Interest Rate. Adapun hasil yang didapatkan adalah pandemi Covid-19 berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengembalian indeks BISNIS-27. Koefisien negatif menunjukkan bahwa setiap penurunan kasus harian akan meningkatkan tingkat pengembalian indeks BISNIS-27. Variabel perang tidak signifikan terhadap return indeks BISNIS-27. Kesimpulan yang didapatkan adalah penambahan kasus harian Covid 19 berdampak negatif pada tingkat pengembalian indeks, hal ini sejalan dengan Liu (Liu et al. 2020). penelitian yang menyatakan bahwa pasar saham di negara dan wilayah yang terkena dampak signifikan turun tajam saat pandemi dimulai. Secara komparatif, negara-negara Asia telah melihat pengembalian abnormal yang lebih tidak menguntungkan. Zhang dkk. (2020) menggunakan korelasi berpasangan di beberapa negara menyatakan bahwa tingkat volatilitas dan risiko sistematis yang lebih tinggi terkait dengan COVID-19. Albulescu (2020), menggunakan pasar saham AS dari 11 Maret 2020 hingga 15 Mei 2020 dengan regresi OLS menyatakan bahwa volatilitas keuangan yang lebih tinggi terkait dengan kasus baru yang dikonfirmasi. Untuk variabel perang, mendapatkan hasil yang tidak signifikan, perlu diketahui bahwa sampai dengan penelitian ini selesai, invasi russia terhadap ukraina belum selesai sehingga dibutuhkan penelitian lanjutan untuk melihat dampaknya dengan lebih akurat.