Pemantauan kondisi jembatan kereta api di Indonesia hingga saat ini masih
didominasi oleh inspeksi visual periodik, yang memiliki keterbatasan dalam
menyediakan data kontinu mengenai perilaku dinamis struktur. Kondisi tersebut
menyulitkan deteksi dini penyimpangan respons struktur akibat beban dinamis
berulang dari lalu lintas kereta api, khususnya pada jembatan yang berada di lokasi
dengan keterbatasan konektivitas jaringan. Dalam konteks Structural Health
Monitoring (SHM) berbasis getaran, penelitian ini bertujuan merancang dan
mendemonstrasikan prototipe sistem Digital Twin berbasis edge computing untuk
pemantauan kondisi jembatan kereta api menggunakan data getaran. Sistem yang
dikembangkan terdiri dari node sensor akselerometer Micro-Electro-Mechanical
Systems (MEMS) yang bekerja secara event-based, serta sebuah gateway edge yang
menjalankan seluruh pipeline analitik secara lokal. Event pada penelitian ini
didefinisikan sebagai satu kejadian lintasan kereta api, di mana data getaran
direkam secara simultan oleh beberapa node sensor selama periode eksitasi dinamis
struktur. Data getaran hasil setiap event diproses melalui tahapan pra-pengolahan
sinyal, analisis modal menggunakan pendekatan Operational Modal Analysis
(OMA), serta analisis penyimpangan perilaku dinamis menggunakan metode
unsupervised. Model elemen hingga (Finite Element Method/FEM) dikembangkan
secara terpisah dan digunakan sebagai baseline interpretasi kualitatif, untuk
membantu pemahaman kesesuaian pola frekuensi alami dan mode shape hasil
identifikasi modal berbasis data lapangan, tanpa digunakan sebagai alat diagnosis
kerusakan struktural. Demonstrasi sistem dilakukan menggunakan data getaran
jembatan BH-1085 yang direkam oleh empat node sensor. Hasil demonstrasi
menunjukkan bahwa pipeline analitik mampu dijalankan secara stabil pada
lingkungan komputasi terbatas, menghasilkan indikator dinamis struktur berupa
frekuensi alami dan mode shape sederhana, serta mengidentifikasi event dengan
pola respons dinamis yang menyimpang terhadap baseline perilaku dominan.
Sistem yang dikembangkan tidak dimaksudkan sebagai alat diagnosis kerusakan
struktural otomatis, melainkan sebagai sistem pemantauan kondisi berbasis
indikator dinamis yang mendukung proses risk assessment dan pengambilan
keputusan oleh expert judgement. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa
rancangan dan demonstrasi prototipe sistem Digital Twin berbasis edge computing
yang ringan dan skalabel untuk konteks pemantauan jembatan kereta api di
Indonesia, khususnya pada lokasi dengan keterbatasan jaringan.
Perpustakaan Digital ITB